Beranda / Uncategorized / Okta Andika “Ke Desa Tetangga dan Menaiki Menara” Mencari Secercah Sinyal, Bertahan Dari Tuntutan Tugas PPG

Okta Andika “Ke Desa Tetangga dan Menaiki Menara” Mencari Secercah Sinyal, Bertahan Dari Tuntutan Tugas PPG

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

,

168 views

Diterbitkan:

Kategori:

,

Oleh:

168 views

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Perkenalksn nama saya Okta Andika, Seorang mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan batch 2 kategori 2 Fakultas Tarbiyah di Keguruan di Universitas Islam Negeri  Sulthan Thaha Saifudin Jambi pada tahun 2023 dengan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Saya mengajar sejak Januari tahun 2021 di sekolah dasar tepatnya setelah dinyatakan lulus Pegawai Negeri Sipil Tahun 2020. Namun ada hal menarik yang sampai saat ini menjadi kenangan perjalanan saya untuk mendapatkan NIP. Pada waktu itu, dimana pada saat pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) saya mendapatkan informasi bahwa salah satu dari peserta yang lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) telah menyelesaikan dan dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru, dan itu artinya akan memberikan nilai maksimal bagi yang memiliki sertifikat kelulusan Profesi. Namun hal itu tidak menyurutkan ikhtiar dan semangat saya untuk berjuang mengejar cita-cita saat itu, dan Alhamdulillah mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan. Sejak saat itulah saya mulai mempelajari dan mencari informasi terkait dengan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Pada tahun 2022 kemenag mengadakan seleksi akademik (pretest) calon peserta PPG,  tepatnya Kamis 12 Mei 2022, Alhamdulillah saya dinyatakan lulus pretest.

Pada tahun 2023 saya berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa selama menumpuh pendidikan profesi guru (PPG) dengan segala perjuangan.

Kegiatan PPG diawali dengan kegiatan perkenalan dengan pihak LPTK UIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi dan sesama mahasiswa, serta dibagikan dalam beberapa kelas dengan didampingi dengan Wali kelas. Saya sangat bersyukur berada ditengah teman-teman satu kelas yang saling memberikan semangat dan motivasi yang tinggi kepada sesama, terutama pada masa kegiatan pendalaman materi, mengingat hari-hari pertama kegiatan PPG merupakan saat penyesuaian diri dengan materi dan modul serta tugas yang padat dan terjadwal, sehingga membuat saya merasa sedikit panik karena belum terbiasa membuat peta konsep dengan menggunakan berbagai website, sehingga hampir beberapa tugas terlambat dikumpulkan, namun memasuki hari keempat dan seterusnya terasa lebih mudah karena sudah terbiasa mengerjakan tugas-tugas dengan alur dan jadwal yang sama, namun tetap saja ada hal-hal yang di luar kendali dan tidak diduga-duga terjadi beberapa kali, seperti lampu mati dalam waktu lama yang juga berpengaruh terhadap signal jaringan internet, yang mana internet sangat penting dalam pengupload tugas-tugas, sehingga saya harus pergi ke desa tetangga atau naik ke menara terdekat untuk dapat mendapatkan signal. Namun hal itu tidak membuat saya menyerah sedikitpun, karena adanya dukungan penuh dan pengertian para Bapak/Ibu dosen pembimbing yang terus memberikan dukungan serta motivasi kepada saya.

Pengalaman berharga selanjutnya adalah kegiatan lokakarya, dimana kegiatan lokakarya para mahasiswa mendalami pengembangan perangkat pembelajaran. hal ini saya rasa sangat bermanfaat karena banyak hal–hal baru yang saya dapatkan berkaitan dengan tahapan pengembangan perangkat pembelajaran, yang tidak saya dapatkan di tempat lain karena dalam kegiatan lokakarya para mahasiswa di dampingi oleh dosen dan guru pamong yang kompeten dan profesional, selain itu adanya keleluasaan tanya jawab dan berdiskusi, sehingga setiap kendala dan kesulitan dapat terselesaikan dengan baik.

Setelah Lokakarya, bagian yang tak kalah pentingnya adala praktik pengalaman lapangan, yang mana saya dan mahasiswa lainnya menerapkan apa-apa yang sudah dipelajari dan dibuat pada saat lokakarya diterapkan dengan membuat video pembelajaran di sekolah masing-masing. Kegiatan pembuatan video praktik pengalaman lapangan tak kalah menariknya dengan segala keseruan dan sedikit kendala. Adapun keseruan ketika proses pembuatan video adalah kebersamaan bersama peserta didik yang sangat aktif sesuai dengan tujuan pembelajaran Kurikum merdeka. namun tetap saja ada kendala-kendala kecil seperti lampu mati ketika proses pembuatan video praktik pengalaman lapangan yang menggunakan infokus dan penggunaan media link youtube.

Setelah melewati proses PPG yang penuh semangat, maka sampailah pada persiapan Uji Pengetahuan yang dilaksanakan pada hari sabtu 17 Februari 2024, dengan segala iktiar dan do’a dengan berharap kepada Allah agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Berselang waktu dua minggu harap cemat, akhirnya tombol “Cek Kelulusan” pun muncul. dengan penuh harap dan tawakal kepada Allah saya memasukkan nomor daftar ujian dan tanggal lahir dan status kelulusanpun keluar. Allhamdulillah dinyatakan “LULUS”.

Dari kegiatan PPG yang dilaksanakan memberikan banyak manfaat bagi seorang mahasiswa PPG yaitu guru, yaitu dalam pengalaman saya, terasa berbeda ketika proses pembelajaran sebelum kegiatan PPG dan sesudah PPG dilaksanakan, yang mana setelah mendapatkan pemahaman materi dan penjelasan selama PPG bersama para dosen dan guru pamong yang kompeten, kegiatan belajar di kelas menjadi lebih tertata, lebih sistematis, tidak kaku, peserta didik menjadi aktif, lebih memahami keberagaman peserta didik, penggunaan media teknologi dan metode pembelajaran yang efektif, hingga proses evaluasi pembelajaran peserta didik menjadi terarah dan masih banyak sekali manfaat yang saya rasakan setelah melaksanakan Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Tarbiyah di Keguruan di Universitas Islam Negeri  Sulthan Thaha Saifudin Jambi. Terimakasih atas segala ilmu yang bermanfaat dari para dosen dan guru pamong, terimakasih pula kepada para pimpinan FTK UIN Jambi yang dikomandoi bu Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd beserta Ketua dan sekretaris PRODI PPG FTK UIN STS Jambi, bapak Dr. Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan bapak Indra Bangsawan atas segala dampingan dan supportnya yang tak bertepi.

dibalik temaram Rangkaian makna kata yang tertulis dalam selimut rasa bahagia demi menjemput takdir

Comments

Satu tanggapan untuk “Okta Andika “Ke Desa Tetangga dan Menaiki Menara” Mencari Secercah Sinyal, Bertahan Dari Tuntutan Tugas PPG”

  1. Avatar Ninda
    Ninda

    Assalamualaikum,,
    Alur cerita nya lancar luncur, semoga kami bisa mengikuti jejak bapak 🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *