Beranda / Uncategorized / Sianah “Pertama Mendapat Tugas Kuliah” Kepala Langsung Pusing tujuh Keliling

Sianah “Pertama Mendapat Tugas Kuliah” Kepala Langsung Pusing tujuh Keliling

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

124 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

124 views

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Assalamu’alaikum warahmatullahhi wabarakatuh..

Perkenalkan saya SIANAH, saya berasal dari MI. Darul Istiqamah, Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Saya adalah salah satu mahasiswi Program Studi ( PRODI ) Pendidikan Profesi Guru ( PPG ) Batch 2 Tahun 2023 pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifudin Jambi pada Studi Guru Kelas.

Tahun demi tahun saya jalani mengabdikan diri di Pendidikan tepatnya disebuah Lembaga swasta yaitu MI. Darul Istiqamah. Saya telah mengabdi disana dari sejak tamat Sekolah SMA Tahun 2002 sampai dengan sekarang, dari gaji honor satu bulannya sebesar SEPULUH RIBU denganhanya gaji honor SEPULUH RIBU itu saya tetap syukuri.

Dan pada akhirnya saya terpanggil untuk ikut pretes, namun pretes pertama saya belum lulus, yang kedua belum lulus, yang ketiga belum lulus, yang ke empat belum lulus juga, barulah yang kelima ini tahun 2023 saya lulus dan terpanggil untuk mengikuti kuliah PPG.

Alhamdulillah saya terdaftar pada K1.
Dengan perasaan syukur, haru campur bahagia, berkumpul menjadi satu karena peristiwa ini yang menjadi harapan saya, yang selama ini hidup saya, saya abdikan di sekolah.

Pada bulan Agustus tahun 2023 saya mendapatkan jadwal perdana perkuliahan PPG. Bulan pertama dan hari pertama mendapat tugas kuliah kepala sudah merasa pusing duluan, karena pagi belum beres kerjaan rumah
harus menyelesaikan tugas kuliah pagi , setelah itu ngerjakan tugas lagi sampai malam tugas itu harus terselesaikan atau malam itu juga, karena besoknya sudah ganti tugas lagi, begitu seterusnya. Dalam pikiran saya, ini terasa sangat berat..tapi mau  tidak mau harus saya jalani selama 4 bulan lamanya.

Disemua tugas-tugas itu yang sangat berkesan dan sangat berat menguras tenaga dan fikiran, yaitu diakhir-akhir sebelum ujian UKIN, karena hampir setiap malam belajar bersama satu kelas dalam zoom dan waktu zoom itulah yang berat, karena sampai jam satu malam tugas belum juga kelar.

Diperistiwa pengerjaan tugas lewat zoom bersama- sama teman satu kelas inilah yang membuat saya kelelahan yang membuat saya hampir DROF..

Saya sering merasakan kepala pusing, Karena seringnya tidur sampai larut malam…

Tapi saya bersyukur Alhamdulillah, Allah beri kemudahan dan beri kelancaran disetiap hela napas saya yang berburu dengan tugas.

Setelah selesai pengerjan tugas modul hari demi hari, bulan demi bulanpun berlalu dengan penuh perjuangan yang sangat berat, akhirnya tiba saatnya di penghujung perjuangan yang lebih berat lagi yaitu: UJI
PENGETAHUAN ( UP ).

Di UP Yang pertama saya melaksanakan pada tanggal 17 Desember tahun 2023. Di UP pertama ini Qodarullah, saya belum dinyatakan lulus. Sewaktu saya membaca informasi tersebut saya langsung menangis dan sangat sedih, dalam pikiran saya apakah saya berjuang di sekolah selama ini kurang ikhlas atau masih kurang ikhtiar..sampai sempat saya punya pikiran seperti itu, karena di UP pertamaku ini satu kelas hanya saya yang tidak lulus.

Begitu sedih sedalam-dalamnya..terpuruk sejadi-jadinya..

Setelah informasi kelulusan berlalu, saya mendapat info lagi bahwa yang belum lulus agar bergabung ke grup Retaker untuk mempermudah data yang belum lulus yang memudahkan untuk mendapat info bila ada tes UP lagi.

Beberapa minggu kemudian keluar info untuk UP lagi yaitu tanggal 17 Februari tahun 2024, Saya ikut UP RETAKAER dan Alhamdulillah Allah berikan rezeki…Allah luluskan saya di UP RETAKAR. Kun Payakun..Aamiin

Saya sangat mengucapkan banyak terimakasih pada semua dosen LPTK SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI, Ibu Dekan Dr. hj. Fadlilah, M.Pd, bapak Ka Prodi Dr. Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta bapak Sek Prodi Indra Bangsawan, M.Pd, yang tidak bosan-bosannya terus memberi motivasi, suport, semangat kepada kami, sehingga saya lulus dan mendapatkan SERDIK.

Semoga semua jerih payah, tenaga, fikiran dan waktu yang Bapak Ibu curahkan kepada kami, Allah ganti yang lebih baik, Aamiin.

Demikian pengalaman yang saya dapatkan PPG, Dan sedikit cuplikan, perjalanan saya mengajar.
Sekian atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasih.

catatan senja…untaian nada yang kini tak lagi sumbang terdengar..

Wassalamu’alaikum warah matullahiwabarakatuh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *