Beranda / Uncategorized / Aris Mayani “Jika Mundur” Maka Harus Siap Mengganti Dana Perkuliahan di PPG

Aris Mayani “Jika Mundur” Maka Harus Siap Mengganti Dana Perkuliahan di PPG

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

169 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

169 views

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Perkenalkan nama saya, Aris Mayani saya mengajar di SDN no 180/VI pasar masurai IV.
Saya ingin menceritakan sedikit pengalaman saya selama mengikuti perkuliahan di Program Studi (PRODI) Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Pada bulan Agustus untuk pertama kali saya dipanggil  mengikuti perkuliahan profesi guru di Fakultas tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, sedangkan sebelumnya saya baru beberapa hari mengajar di SDN no 180/VI PASAR MASURAI IV dimana terhitung tanggal 1 Agustus saya lulus p3k tahun 2023.

Perasaan saya mulai tidak karuan terlebih saya tidak begitu menguasai IT yang mana dalam perkuliahan di PPG banyak berhubungan dengan IT. Disinilah kekhawatiran terbesar dalam hidup saya.

Perasaan yang kedua, bagaimana caranya saya minta izin belajar dengan atasan saya. Akhirnya saya memberanikan diri untuk menyampaikan kondisi yang ada kepada pimpinan.

Alhamdulillah pimpinan saya menanggapinya dengan baik. Tentu ini juga sebagai upaya meningkatkan SDM bagi para guru dan sangat didukung.

Mulai hari pertama perkuliahan, saya sudah dihadapkan dengan tugas-tugas yang rasanya saya merasa tidak kuat dengan kondisi yang ada. Ada keinginan untuk  mundur…

Namun, seandainya saya mundur, maka  saya harus mengganti pembiayaan yang sudah dikeluarkan oleh Pemda. Karena seluruh pembiayaan perkuliahan sepenuhnya ditanggung oleh Pemda. Jadi, saya terus mengikuti perkuliahan sambil tak henti untuk belajar IT agar saya dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan tugas yang diberikan.

Hari terus berganti bulan, saya jalani seluruh rangkaian perkuliahan PPG dengan perasaan gundah gulana…

Alhamdulillah..para dosen yang mengajar begitu sangat antusias membimbing saya selama di PPG.

Saya lalui itu semua berkat semangat yang diberikan oleh para dosen hingga akhirnya saya menjalani Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG). Salah satu ujian yang saya jalani adalah Uji Kinerja (UKIN) dan semua bisa dijalani hingga selesai.

Satu lagi ujian yang mesti saya lalui di UKMPPG ini, yakni Uji Pengetahuan (UP). Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak yang mana pada UP pertama saya dinyatakan belum lulus. Seketika perasaan saya sangat hancur, seolah apa yang telah saya jalani selama ini menjadi sia-sia.

Alhamdulillah atas kehendak Allah, pada UP yang kedua saya dinyatakan lulus, tepatnya tanggal 2 dibulan Maret 2024.

Tentu saya merasa berterimakasih  kepada pimpinan FTK, bu Dekan Dr. Hj. Fadillah, M.Pd dan KAPRODI serta SEKPRODI, Dr.Ridwan,S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd atas segala waktu, kesempatan dan ilmu yang saya peroleh selama mengikuti perkuliahan dan tak luput ucapan terimakasih kepada keluarga tercinta yang selalu setia memberi support dikala saya sudah kepingin menyerah.

Demikian sekelumit catatan perjalanan saya di PPG.

Wasamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *