Beranda / Berita / Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan PPG Daljab Transformasi+ 2025

Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan PPG Daljab Transformasi+ 2025

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

546 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

546 views

Dilaksanakan secara daring pada:

Hari, Tanggal : Jum’at, 31 Januari 2025

Tempat : Virtual Zoom Meeting

Tautan : https://s.id/PPGKemenag2025

Meeting ID : 817 5891 3307

Passcode : 534808

Jadwal : 14.00 16.00 WIB

 

Latar Belakang

 

Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) merupakan program sertifikasi yang diperuntukan bagi guru dalam jabatan. Melalui program ini, dengan memenuhi parameter tertentu, maka guru berhak mengikuti PPG Daljab dan diharapkan lulus sehingga memperoleh atribut sebagai guru profesional.

Perkembangan mutakhir, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru (Permendikbudristek No. 19/2024) telah menginisiasi lahirnya desain PPG Transformasi. Melalui desain baru ini, Kemdikbudristek mampu menuntaskan antrian 1.6 juta guru dalam jabatan untuk disertifikasi dalam kurun 2 tahun, yakni tahun 2023 dan 2024.

Sejalan dengan perubahan lingkungan strategis sebagaimana dimaksud di atas, Kementerian Agama memiliki argumentasi kuat untuk melakukan inovasi penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan yang didasarkan pada beberapa argumentasi berikut:

1. Daftar antrian guru dalam jabatan yang harus disertifikasi masih sangat banyak. Dengan model lama, maka sedikitnya dibutuhkan +40 tahun untuk menyelesaikan antrian guru madrasah, dan +10 tahun untuk menyelesaikan guru PAI di sekolah.Kondisi serupa juga dialami oleh guru Pendidikan agama di Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha;

2. Biaya PPG Daljab selama ini sangat tinggi. Dengan unit cost 5 juta/mahasiswa, maka jumlah guru daljab yang dapat disertifikasi tiap tahunnya sangat terbatas. Hal ini akhirnya berdampak pada masa tunggu guru untuk mengikuti PPG sangat lama,bahkan tidak menentu;

3. Di sisi lain, terbit Kemdikbudristek No. 19 te ntang PPG yang melahirkan desain PPG Transformatif di Kemdikbud, yang semula 5 juta/guru menjadi 800 ribu/guru sehingga pada tahun 2024 dapat mensertifikasi +800 ribu guru. Dan ditargetkan pada tahun 2025 seluruh guru daljab di Kemdikdasmen 100% sudah tersertifikasi;

4. Kapasitas LPTK terbatas. Model PPG mengharuskan ada tatap muka yang massif, sehingga ketersediaan dosen dan guru pamong pada tiap LPTK tidak mampu menampung jumlah yang besar. Dengan model PPG Transformatif, maka PPG Daljab jauh lebih fleksibel (mahasiswa belajar mandiri melalui platform digital), tidak ada kegiatan tatap muka dengan dosen dari LPTK, sehingga LPTK dapat menampung ribuan peserta PPG Daljab dalam tiap Angkatan;

5. Potensi terjadi kegaduhan di masyaarakat. Saat ini Masyarakat mengetahui ada 2 model PPG, yakni versi Kemenag dan versi Kemdikbudristek. Masyarakat menilai versi Kemdikbudristek lebih relevan digunakan karena dari sisi biaya lebih murah, dapat menjawab isu percepatan antrian PPG Daljab, dan dinilai memiliki semangat rekognisi pengalaman lampau para guru yang notabene adalah semi-profesional.

-Admin PPG-

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *