Beranda / Uncategorized / Ehsan Cerita Pengalaman PPG “Mencari Sinyal di Jembatan” Tepi Sungai Mendahara Bersama Para Nelayan

Ehsan Cerita Pengalaman PPG “Mencari Sinyal di Jembatan” Tepi Sungai Mendahara Bersama Para Nelayan

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

174 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

174 views

“Memanfaatkan Peluang dan Menghadapi Tantangan dalam Menggapai Kesuksesan”

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Perkenalkan nama saya Ehsan, mahasiswa PPG batch 2 kategori 2 UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi tahun 2023 mapel PAI. Saya berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan bertugas di Kecamatan Mendahara tepatnya di SD Negeri 82/X Bhakti Idaman.

Pada pertengahan tahun 2023, saya mendapatkan kabar baik via whatsapp bahwa nama saya masuk dalam daftar penerima bantuan belajar PPG yang dibiayai PEMDA. Perasaan saya seketika langsung berubah menjadi senang dan bersyukur kepada Allah SWT dan juga sangat berterima kasih kepada PEMDA Tanjung Jabung Timur yang perhatian terhadap guru-guru Pendidikan Agama Islam yang mau membiayai perkuliahan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Seandainya tanpa adanya bantuan beasiswa dari PEMDA mungkin sampai sekarang saya belum bisa berkesempatan mengikuti perkuliahan Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengingat antrian yang terlalu banyak seperti antrian mau naik haji.

Mengingat hal tersebut saya bertekad dan bersungguh-sungguh mengikuti rangkaian demi rangkaian dalam menjalani proses perkuliahan karena masih banyak di luar sana teman-teman yang masih belum berkesempatan mengikuti perkuliahan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sesuai dengan namanya Pendidikan Profesi Guru (PPG) tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak hal-hal yang perlu di hadapi.

Pada hari kamis, 24 Agustus 2023 adalah hari pertama saya mengikuti perkuliahan, di hari pertama saya sudah dihadapkan dengan kondisi lampu mati. Di daerah saya kalau sudah lampu mati otomatis sinyal juga menghilang dan di situlah dilema mulai melanda hati karena tuntutan tugas yang banyak harus di selesaikan.

Pada kondisi seperti itu tidak menurunkan semangat saya dalam menyelesaikan tugas, saya berusaha mencari sinyal, biasanya saya berada di jembatan tepi sungai mendahara yang di temani dengan nelayan yang mencari ikan dan anak-anak yang asik mandi berenang di sungai.

Memasuki bulan ke dua perkuliahan saya mendapatkan cobaan, teman setia saya yang menemani saya mengikuti perkuliahan yaitu “laptop” mengalami kerusakan. Laptop saya mati total dan tak hidup lagi, di sini lah saya sangat galau dan bigung mau mengerjakan tugas perkuliahan. Mau beli laptop baru waktu itu kondisi tidak memungkinkan dan mau meminjam ke teman rasa segan kalau minjam terus-terusan.

Untungnya ada istri dan anak yang selalu mensupport saya. Saya ingat sekali kata-kata yang di lontarkan istri saya kepada saya “yang sabar, jangan galau terus, ingat Allah selalu bersama kita” kata-kata itulah yang selalu membuat saya tenang.

Di tahun yang bersamaan yaitu tahun 2023, sekolah tempat saya bertugas mendapatkan bantuan crome book sebanyak 15 unit. Saya terpikir sejenak, apakah melalui ini Allah berikan jalan saya untuk bisa terus bertahan dari tuntutan tugas perkuliahan.

Hari demi hari saya mulai membiasakan menggunakan crome book, awal nya agak bigung bagaimana cara mengoperasikannya. karena saya mempunyai tekad ingin sungguh-sungguh mengikuti perkuliahan dan sedikit banyak akhirnya saya mulai memahami cara mengoperasikan crome book untuk mengerjakan tugas-tugas perkuliahan.

Cobaan berikut menghampiri saya, tepatnya di bulan ke tiga saya memulai perkuliahan, mertua saya meninggal dunia, sebagai anak pasti merasakan rasa kehilangan yang mendalam apabila orang yang di sayangi telah meninggalkan kita. Saya ikhlas dan tabah atas kepergian mertua saya dengan segala kesedihan yang saya rasa.

Setelah melewati proses PPG yang penuh dengan bermacam cobaan, maka sampailah pada Uji Pengetahuan yang dilaksanakan pada hari sabtu, 17 Februari 2024, dengan segala ikhtiar dan do’a dengan berharap kepada Allah agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Hari yang di tunggu-tunggu dan di nanti-nanti sudah tiba, tepatnya pada hari sabtu, 2 maret 2024 saya dinyatakan “LULUS”.

Dari kegiatan PPG yang kurang lebih 6 bulan lamanya, banyak hikmah yang dapat saya petik….

Pertama orang yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan apa yang di harapkan, kedua kesabaran pasti akan berbuah manis, ketiga Allah tidak akan memberikan suatu cobaan melebihi batas kemampuan hambanya.

Semoga ilmu yang saya dapat selama PPG dapat bermanfaat untuk saya dan tentunya anak didik saya, terima kasih atas dukungan semua pihak pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Ibu Dr. Hj.Fadlilah, M.Pd beserta Ketua dan sekretaris Prodi PPG Dr. Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Pak Indra Bangsawan, M.Pd, teman-teman dan keluarga yang telah mensupport hingga saya mencapai pada titik sekarang ini dan saya akan terus mengembangkan keilmuan yang telah saya peroleh selama kuliah di Prodi PPG FTK UIN Suthan Thaha Saifuddin Jambi.

Akhir yang membahagiakan dalam kalam tertulis, maret 2024

Wassalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *