Beranda / Berita / Nuraini “Perjalanan Panjang Menjadi Guru PAI yang Berkualitas”

Nuraini “Perjalanan Panjang Menjadi Guru PAI yang Berkualitas”

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

337 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

337 views

Saya masih ingat saat pertama kali menerima kabar diterimanya saya dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Perasaan bahagia dan bangga bercampur menjadi satu. Menjadi bagian dari program ini merupakan kehormatan bagi saya, karena tidak semua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mendapatkan kesempatan emas ini.

Awal Perjalanan yang Berat
Perkuliahan dimulai, dan saya langsung disambut dengan derasnya tugas-tugas yang harus diselesaikan. Beban yang besar ini membuat saya merasa lelah dan putus asa. Saya bertanya-tanya pada diri sendiri, “Apakah saya bisa melalui semua ini?”
Namun, dukungan dari teman-teman seangkatan menjadi penyemangat yang sangat berarti. Mereka memberikan motivasi dan bantuan yang tak terkira. Bersama-sama, kami saling mendukung dan berbagi beban. Kepercayaan diri saya perlahan-lahan bangkit kembali.

Dengan semangat baru, saya melanjutkan perjalanan perkuliahan. Tugas-tugas yang dulunya terasa berat, kini menjadi tantangan yang menyenangkan. Saya merasa yakin dan percaya diri untuk menyelesaikan program ini dengan baik.
PPG mengajarkan saya tentang pentingnya kesabaran, kerja keras, dan kekuatan dukungan dari orang lain. Saya belajar untuk tidak menyerah dan selalu percaya diri. Program ini membentuk saya menjadi guru PAI yang lebih berkualitas dan profesional.
Perjalanan PPG saya adalah perjalanan panjang yang penuh suka dan duka. Namun, dengan dukungan yang kuat dan kepercayaan diri, saya berhasil melewati semua tantangan. Saya siap menjadi guru PAI yang inspiratif dan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam meniti sebuah jembatan masa depan kepada KAPRODI PPG Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan SEKPRODI Indra Bangsawan, M.Pd atas segala arahannya agar kami bisa terus menjelajah dan menjalani berbaris kerikil yang pernah menghadang serta semua pihak yang tak dapat saya sebutkan satu persatu.

Catatan ringan, dalam pagi menembus siang..

-Admin PPG-

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *