Blog

  • FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Gelar Yudisium PPG Batch I Tahun 2025, Luluskan 1.190 Peserta dengan Semangat Profesionalisme Guru Abad 21

    PPG FTK UIS STS Jambi – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) menyelenggarakan kegiatan Yudisium dan Pengukuhan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch I Tahun 2025 pada Kamis, 2 Oktober 2025, bertempat di Maulidia Convention Center (MCC) Jambi.

    Kegiatan ini diikuti oleh 1.190 peserta yang berasal dari seluruh provinsi yang ada Indonesia, terdiri dari 1.188 peserta first taker dan 2 peserta retaker yang dinyatakan lulus berdasarkan hasil kelulusan nasional PPG Kementerian Agama RI.

    Acara yudisium berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Dekan FTK, Ketua dan sekretaris Prodi PPG, dan dihadiri juga oleh pejabat di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi serta tamu undangan lainnya dan mahasiswa peserta PPG.

    Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. H. Ayub Mursalin, M.A, Mewakili Rektor menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta PPG yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan komitmen dan dedikasi tinggi.

    “PPG bukan hanya program akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter guru yang profesional dan berintegritas. Kalian adalah garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

    Beliau juga menegaskan pentingnya peran guru profesional di era transformasi digital, di mana pendidik dituntut untuk adaptif, kreatif, serta mampu menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual di tengah perubahan zaman.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sekaligus Ketua LPTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd menekankan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan belajar, tetapi awal dari pengabdian sebagai pendidik profesional.

    “Sebagai guru, Bapak Ibu membawa nama baik almamater. Jadilah pendidik yang menginspirasi, menjunjung etika profesi, dan berkomitmen terhadap pembelajaran sepanjang hayat, kami berharap bapak ibu  selalu berusaha untuk meningkatkan kompetensi karena dalam islam guru itu bukan hanya transfer ilmu tapi juga sebagai teladan dalam adab dan spiritual” pesan beliau.

    Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan PPG Batch I tahun 2025, serta kepada mahasiswa yang telah menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti setiap tahapan program.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Prodi PPG Dr. Michrun Nisa Ramli, M.PMat, melaporkan bahwa pelaksanaan PPG batch I tahun 2025 di FTK UIN STS Jambi berjalan lancar dan memenuhi seluruh standar pelaksanaan yang ditetapkan Kementerian Agama RI.

    “Sebanyak 1.188 peserta first taker dan 2 retaker berasal dari seluruh daerah di Indonesia berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan akademik, praktik pembelajaran, serta asesmen nasional. Ini menunjukkan komitmen UIN STS Jambi dalam menjaga mutu pendidikan profesi guru,” ungkapnya.

    Beliau juga berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi dan profesionalisme ke lingkungan sekolah masing-masing.

    Mewakili seluruh peserta, Kusmanto, S.Pd.I., M.Pd,I.,Gr, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh dosen, panitia, dan pihak kampus yang telah mendampingi peserta selama proses PPG berlangsung.

    “Kami bersyukur telah menyelesaikan program ini dengan baik. Terima kasih kepada pimpinan, para dosen dan guru pamong serta semua pihak yang terlibat yang telah membantu kami tumbuh menjadi calon pendidik yang lebih siap dan percaya diri. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat bermanfaat untuk mencerdaskan generasi bangsa,” ucapnya penuh haru.

    Acara yudisium diakhiri dengan penyerahan Sertifikat pendidik bagi peserta yang dinyatakan lulus. Suasana hangat dan penuh rasa syukur menyelimuti seluruh peserta yang hadir secara langsung maupun daring.

    Melalui kegiatan ini, FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mencetak guru profesional, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. _mrs

  • Kebijakan PPG Daljab Tahun 2025

    Kebijakan PPG Daljab Tahun 2025

    Menuju Percepatan Penyelesaian Mahasiswa PPG Dalam Jabatan

     

    -Admin PPG-

  • Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan PPG Daljab Transformasi+ 2025

    Kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan PPG Daljab Transformasi+ 2025

    Dilaksanakan secara daring pada:

    Hari, Tanggal : Jum’at, 31 Januari 2025

    Tempat : Virtual Zoom Meeting

    Tautan : https://s.id/PPGKemenag2025

    Meeting ID : 817 5891 3307

    Passcode : 534808

    Jadwal : 14.00 16.00 WIB

     

    Latar Belakang

     

    Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) merupakan program sertifikasi yang diperuntukan bagi guru dalam jabatan. Melalui program ini, dengan memenuhi parameter tertentu, maka guru berhak mengikuti PPG Daljab dan diharapkan lulus sehingga memperoleh atribut sebagai guru profesional.

    Perkembangan mutakhir, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru (Permendikbudristek No. 19/2024) telah menginisiasi lahirnya desain PPG Transformasi. Melalui desain baru ini, Kemdikbudristek mampu menuntaskan antrian 1.6 juta guru dalam jabatan untuk disertifikasi dalam kurun 2 tahun, yakni tahun 2023 dan 2024.

    Sejalan dengan perubahan lingkungan strategis sebagaimana dimaksud di atas, Kementerian Agama memiliki argumentasi kuat untuk melakukan inovasi penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan yang didasarkan pada beberapa argumentasi berikut:

    1. Daftar antrian guru dalam jabatan yang harus disertifikasi masih sangat banyak. Dengan model lama, maka sedikitnya dibutuhkan +40 tahun untuk menyelesaikan antrian guru madrasah, dan +10 tahun untuk menyelesaikan guru PAI di sekolah.Kondisi serupa juga dialami oleh guru Pendidikan agama di Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha;

    2. Biaya PPG Daljab selama ini sangat tinggi. Dengan unit cost 5 juta/mahasiswa, maka jumlah guru daljab yang dapat disertifikasi tiap tahunnya sangat terbatas. Hal ini akhirnya berdampak pada masa tunggu guru untuk mengikuti PPG sangat lama,bahkan tidak menentu;

    3. Di sisi lain, terbit Kemdikbudristek No. 19 te ntang PPG yang melahirkan desain PPG Transformatif di Kemdikbud, yang semula 5 juta/guru menjadi 800 ribu/guru sehingga pada tahun 2024 dapat mensertifikasi +800 ribu guru. Dan ditargetkan pada tahun 2025 seluruh guru daljab di Kemdikdasmen 100% sudah tersertifikasi;

    4. Kapasitas LPTK terbatas. Model PPG mengharuskan ada tatap muka yang massif, sehingga ketersediaan dosen dan guru pamong pada tiap LPTK tidak mampu menampung jumlah yang besar. Dengan model PPG Transformatif, maka PPG Daljab jauh lebih fleksibel (mahasiswa belajar mandiri melalui platform digital), tidak ada kegiatan tatap muka dengan dosen dari LPTK, sehingga LPTK dapat menampung ribuan peserta PPG Daljab dalam tiap Angkatan;

    5. Potensi terjadi kegaduhan di masyaarakat. Saat ini Masyarakat mengetahui ada 2 model PPG, yakni versi Kemenag dan versi Kemdikbudristek. Masyarakat menilai versi Kemdikbudristek lebih relevan digunakan karena dari sisi biaya lebih murah, dapat menjawab isu percepatan antrian PPG Daljab, dan dinilai memiliki semangat rekognisi pengalaman lampau para guru yang notabene adalah semi-profesional.

    -Admin PPG-

  • Khoiriah “Memberikan yang Terbaik Untuk Siswa dan Terus Berkontribusi Bagi Dunia Pendidikan”

    Khoiriah “Memberikan yang Terbaik Untuk Siswa dan Terus Berkontribusi Bagi Dunia Pendidikan”

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

    Alhamdulillah, segala puji bagi Allah kalimat yang tiada henti-hentinya bersyukur akan karunia yang Allah beri selalu sampai detik ini.

    Allahumma Sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala ali sayyidina Muhammad.

    Pengalaman Mengikuti Pendidikan PPG Daljab Batch 1 Tahun 2024 yang penuh suka dan duka.

    Nama saya Khoiriah asal Kabupaten Tebo Kecamatan Tebo Ilir Desa Betung Bedarah Barat, awal mula mengikuti perkuliahan di Program Studi (PRODI) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 1 Tahun 2024 UIN STS Jambi adalah sebuah momen yang sangat dinantikan.

    Sebagai seorang guru, kesempatan ini bukan hanya tanggung jawab professional, tetapi juga langkah besar untuk mengembangkan kompetensi. Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus. Selalu ada suka dan duka yang mewarnai selama proses perkuliahan.

    Ketika saya lulus Pretest PPG pada tahun 2022, begitu lama menunggu panggilan untuk melaksanakan Kuliah Pendidikan Profesi Guru (PPG) Alhamdulillah 2024 terpanggil, hati saya diliputi rasa syukur. Ini adalah amanah besar, kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sebagai seorang guru. Namun, dibalik rasa syukur itu, ada kekhawatiran: bagaimana membagi waktu antara belajar, mengajar dan mengurus keluarga!.

    Ketika pengumuman diterima sebagai peserta  PPG Daljab Batch 1, rasanya campur aduk. Bangga, senang, dan juga sedikit gugup karena sudah terbayang jadwal yang padat. Perasaan itu semakin menguat saat mengikuti orientasi. Materi yang di berikan sangat komprehensif, mulai dari teori pedagogik hingga penguasaan teknologi pembelajaran. Selama proses perkuliahan begitu banyak hambatan yang dihadapi, terutama diwilayah yang penuh keterbatasan jaringan karena tempat tinggal dipendalaman, sehingga setiap zoom harus ngungsi ketempat (Balai) yang lebih tinggi demi mendapatkan jaringan yang stabil.

    Dalam mengerjakan tugas dari dosenpun penuh perjuangan rela sampai subuh bergadang dengan teman sambil telponan agar bisa menyelesaikan tugas tepat waktu dan besoknya ada tugas lagi yang harus dikerjakan, ini merupakan perjuangan yang sangat luar biasa bagi saya agar bisa membagi waktu antara belajar, mengajar, dan keluarga. Namun, dibalik ini semua selalu suami, anak, orangtua, keluarga, teman seperjuangan yang selalu menyemangati satu sama lain. Alhamdulillah kami sampai saat ini sudah menyandang Sebagai Guru Profesional. Dengan gelar pendidikan profesional, tanggung jawab terasa semakin besar. Namun, saya yakin, dengan bekal dari PPG ini, saya bisa memberikan yang terbaik untuk siswa dan terus berkontribusi bagi dunia pendidikan.

    Terimakasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada :

    1. Ibu Dekan Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd. yang telah banyak memberikan arahan dan motivasi yang begitu sangat luar biasa selama pelaksanaan PPG.
    2. Kertua Prodi PPG, bapak Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang tidak pernah lelah siang maupun malam yang selalu mendukung dan memotivasi demi kelancaran setiap tahap program.
    3. Sekprodi PPG, bapak Indra Bangsawan, M.Pd., yang ganteng tak bertepi yang tidak pernah lelah siang maupun malam selalu membimbing dan memberi arahan setiap langkah-langkah perkuliahan, mulai RPL, UKIN, UP.
    4. Ibu Ika aryastuti Hasanah, M.Pd., Sebagai Fasilitator yang selalu siap mendampingi serta memberi motivasi dan arahan selama proses perkuliahan

    Pak Dr. H. Amirul Mukminin, M.Pd., pak Dr. H. Mahmud My, S.Ag., M.Pd., pak Nazirwan, M.Pd.I., yang selalu sabar membimbing dan memberikan ilmu selama perkuliahan.

    Semga Kebaikan selalu menyertai kita semua. aamiin

    -Admin PPG-

  • Mira Aryanti “Mengajar Mengelola Kelas Selama di PPG”

    Mira Aryanti “Mengajar Mengelola Kelas Selama di PPG”

    Selama mengikuti kuliah profesi guru, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga yang memperkaya pemahaman saya tentang dunia pendidikan dalam konteks profesional itu seperti apa sesungguhnya.

    Awalnya saya merasa cemas karena harus menghadapi tantangan baru yang lebih kompleks dibandingkan dengan kuliah di jurusan sebelumnya pada saat S1. Namun, semakin saya mendalami materi dan kegiatan yang diberikan, saya mulai merasakan kepuasan tersendiri.

    Salah satu pengalaman paling berkesan adalah ketika kami harus menjalani praktik mengajar di sekolah-sekolah yang sudah berkolaborasi dengan program kuliah profesi ini.

    Di sana, saya mengajarkan bagaimana cara mengelola kelas, menyusun rencana pembelajaran, dan menghadapi berbagai karakter siswa dengan sabar dan bijaksana. Menghadapi siswa yang memiliki beragam kebutuhan dan latar belakang membuat saya belajar untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi.

    Banyak hikmah pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang saya dapatkan dan itu rasanya sulit untuk diraih bila saya tidak mengikuti perkuliahan di PRODI PPG FTK UIN STS Jambi. Terima kasih atas kesempatan yang beharga kepada pimpinan Fakultas Tarbiyah, Ketua dan sekretaris PRODI PPG, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd beserta para dosen, para guru pamong, fasilitator dan segenap orang-orang yang telah membantu selama saya kuliah.

    -Admin PPG-

  • Mira Permatasari, S.Pd.,Gr “Semangat dan Support pengantar gelar Gr”

    Mira Permatasari, S.Pd.,Gr “Semangat dan Support pengantar gelar Gr”

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh…saya Mira Permatasari,S.Pd.,Gr saya akan berbagi sedikit pengalaman saya dalam mengikuti PPG Daljab Batch 1 UIN STS JAMBI tahun 2024.

    Banyak hal yang kami hadapi dari mulai awal pretest kemudian menunggu panggilan untuk mengikuti PPG dan Alhamdulillah setelah hari yang ditunggu itu tiba kami menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam mengikuti proses perkuliahan. Walaupun semua itu tidak mudah walau terkadang ingin rasa menyerah namun karena support semua pihak semangat itu kembali bangkit.banyak liku- liku yang dihadapi dan di ilmu yang didapat kan dalam perkuliahan mulai dari model-model pembelajaran Sampai pengelolaan kelas serta bagaimana menjadi guru yang profesional dalam mengajar.

    Saya merasa sangat beruntung ditempatkan dikelas yang saling support serta fasilitator serta ka prodi yang selalu mensupport yaitu pak Dr. Ridwan. M.Psi,psikolog ia tak henti-hentinya menyemangati kami semua…terimakasih bapak dan semua pihak yang telah menghantarkan kami kepada gelar Gr.

    Setelah melewati hari-hari perkuliahan kami telah dihadapkan pada ujian UP yang membuat kami harus mengulangi apa yang telah kami pelajari setelah hari itu tiba kami harus pergi ketempat yang sinyalnya bagus yaitu ke pusat kota.dan Alhamdulillah hal itu tak sia-sia sampai waktu pengumuman kelulusan telah tiba kami mendapatkan kabar gembira dihari itu.perjuangan kami yang berbulan telah mendapatkan hasil yang terbaik.rencana indah yang disiapkan Allah untuk Saya dan kami semua. Jazakumullah Khairul jaza’ kepada semua orang yang telah membantu kami dalam menghadapi proses perkuliahan ini hanya Allah yang dapat membalas semua kebaikan semuanya🙏.

    Semoga PPG ini dapat menjadikan saya dan kita semua menjadi seorang guru yang profesional serta amanah dalam mengemban tugas yang mulia ini.

    Saya pribadi dan kelas Pai 14 mengucapakan banyak terimakasih kepada semua pihak dari PPG UIN STS JAMBI yang telah menghantarkan kami pada hari yang membahagiakan ini. Sebelum saya sudahi saya ada sebuah pantun.

    Jalan-jalan kekota Jambi
    Singgah sebentar di Angso duo
    Semoga Allah selalu memberkahi
    Ilmu didapat silaturrahmi tak putus juo.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barokatuh.

    -Admin PPG-

  • SK Peserta PPG BATCH 2 Tahun 2024

    SK Peserta PPG BATCH 2 Tahun 2024

    Berikut SK Peserta mahasiswa/i PPG BATCH 2 tahun 2024

    https://drive.google.com/drive/folders/1doqr3ctDobyVfEU7iobrnXpoq64GZWRn?usp=sharing

  • Erna Setiyaningsih S.Pd.I Gr “PPG Sebagai Tonggak Karir”

    Erna Setiyaningsih S.Pd.I Gr “PPG Sebagai Tonggak Karir”

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Alhamdulillahirabbil’alamin
    Allahummasolli’ala sayyidina Muhammad
    Wa’ala Ali sayyidina Muhammad wa’ala Ali sayyidina Muhammad.

    Perkenalkan nama saya Erna Setiyaningsih S.Pd.I Gr saya berasal dari kec.Rimbo Ulu Kab.Tebo Propinsi Jambi, tempat tanggal lahir saya ,Desa Wanareja 26 Juli 1989, Sehari -hari saya mengajar sebagai guru PAI di SD Negeri 188/VIII Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, Kab.Tebo.
    Saya merupakan salah satu mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 1 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Tahun 2024.

    Pendidikan profesi guru (PPG) itu bagi saya sangat luar biasa karena saya melaksanakan dengan jalan yang berliku-liku setiap proses yang saya lalui.

    Awal dari cerita ketika saya terpanggil di bulan Juli saya sangat bersyukur akhirnya saya bisa mengikuti PPG, karna bagi saya PPG itu tonggak penting dalam perjalanan karier saya sebagai guru, namun juga tantangan tersendiri, karena saya harus membagi waktu untuk anak, mengajar dan belajar selama kegiatan PPG.

    Pertama tugas yang harus saya kerjakan mengisi RPL mulai agak pusing sedikit terasa kaget.
    Dan tugas berikutnya mengerjakan modul 1saya bingung apa yang harus saya kerjakan dan dari huruf apa memulai mengerjakan tugas, tetapi dengan bimbingan dosen dan guru kelas akhrnya tugas tersebut selesai, dan selama tugas yang lainya saya harus mencari tempat yang jauh dari rumah saya dari siang sampe sore baru pulang ke rumah dikarena sinyal tempat saya kurang stabil itu saya menjalankan selama lebih kurang 5 bulan. Tetapi Alhamdulillah satu persatu saya berhasil melalui semua rintangan tersebut dengan perjalan nya waktu.

    Tiba waktu nya tanggal UP, perasaan jadi tidak karuan, di dalam hati berkata apakah saya bisa / apakah saya lulus itu yang selalu di pikiran saya, sampe makan pun tak selera.
    Dan hari H UP tiba pagi -pagi saya harus pergi untuk numpang ke Kabupaten tetangga karena hanya takut mati lampu apa lagi ber pas dengan hari sabtu sering mati lampu.

    Momen kelulusan menjadi sejarah perjuangan yang di tunggu setiap peserta PPG, siang dan malam selalu menunggu. Dan akhirnya di pagi hari di sekolah kawan-kawan di group mengatakan selamat dan selamat, dan saya segera membuka aplikasi saya dan tertulis ‘LULUS’ Alhamdulillah saya berteriak sambil menanggis dan bersyukur sambil berpelukan dengan ibu guru lain. Luar biasa atas perjuangan selama 5 bulan ini dengan perjuangan penuh keringat, pikiran dan air mata.

    Dan semua itu tidak terlepas dari dukungan dan motivasi dari pak Kaprodi Dr. Ridwan,M.Psi., Psikolog, Pak Sekprodi Indra Bangsawan., M.Pd, Ibu Wali kelas Vioni Saputri., M.Pd dan para dosen, dan guru pamong, yang sangat luar biasa hingga saya mendapat gelar Gr, dan untuk kelas PAI 9 (sukses bersama).

    Doakan saya melanjutkan perjuangan dan membawa cerita ini kemudian hari.
    Terimakasih UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi 2024

    Wassalamu’alaikum wt.wb

    -Admin PPG-

  • Sindari “Usaha yang tak Menghianati Hasil, Rezeki Bersama Sang Suami Tercinta”

    Sindari “Usaha yang tak Menghianati Hasil, Rezeki Bersama Sang Suami Tercinta”

    Pengalaman selama mengikuti PPG Daljab Batch 1 UINJAMBI

    Assalamualaikum wr.wb. Bismillah Saya Sindari, S.Pd., Gr. Ingin berbagi sedikit cerita pengalaman saya selama mengikuti PPG Daljab Batch 1 tahun 2024 di UIN Jambi.

    Saya beri judul “Usaha tidak pernah mengkhianati hasil”
    Berawal ketika saya mendapatkan informasi bahwa saya dan suami masuk dalam antrian PPG Daljab 2024. Saat itu saya sedang berada di rumah Mak saya di kampung sekitaran bulan Maret 2024. Waktu itu saya sangat senang dan sangat bersemangat, akhirnya doa yang selama ini saya panjatkan Allah kabulkan dengan begitu cepat.

    Beberapa bulan kemudian menunggu dengan tidak sabar untuk mengikuti PPG tersebut, hingga sampai lah pada bulan Juli akhirnya informasi yang saya terima tersebut memanglah benar saya dan suami mulai mengikuti kegiatan perkuliahan PPG. Kami tidak menyangka di tempatkan dalam satu kelas.

    Awal-awal perkuliahan kami disibukkan dengan pengumpulan RPL dll yang membuat kepala pusing, begadang pun di mulai. Tidak apa-apa masih tetap semangat.

    Hari-hari berganti kami pun melangkah ke modul-modul, kami mendapatkan dosen sekaligus Kaprodi bapak Dr. Ridwan, M.Psi., Psikolog terbaik bagi kami.

    Bapak Dr. Ridwan, M.Psi., Psikolog beliau sangat baik dan sabar dalam membimbing kami dan selalu memberikan support agar kami tetap semangat dan tetap menjaga kesehatan. Pak Ridwan merupakan Role Model terbaikk bagi saya.

    Sepanjang perkuliahan banyak suka dan duka yang saya alami, terlebih lagi saya punya anak yg masih kecil dan masih menyusui., yang paling sedih ketika anak demam, saya jg demam sedangkan tugas kuliah masih banyak. Kadang pernah terbersit ingin menyerah, tapi saya ingat bukan kah ini doa yang selalu saya minta sama Allah bisa ikut PPG. Hal tersebut membuat saya kembali bangkit dan semangat untuk menjalani hari-hari penuh dengan tugas.
    Setiap hari tidur larut malam untuk menyelesaikan tugas kuliah untungnya ada suami tercinta, anak tersayang, orang tua terkasih yang menjadi support system terbaikku.

    Walaupun dengan banyaknya tugas kuliah tidak membuat saya makin kurus 😀, prinsip saya semakin banyak tugas, semakin banyak makan. Alhamdulillah Asi tetap lancar untuk anakku tersayang “Susi Sonia Azzahra” buah hati bunda yang sudah 5tahun penantian. 🥲

    Masa-masa sulit terlewati sampailah kami pada ujian terakhir (UP). Kami ujian UP dirumah kami disarolangun, saya ujian di kamar, suami didapur. Anak kami titipkan kerumah abang kami. (Ngungsi dulu yaa nak) hhehee..

    Alhamdulillah UP pun berjalan lancar semua yang kami pelajari dari modul keluar semua soalnya ketika ujian UP. Selesai ujian kepala rasanya sakit, pusing, perut sakit dll. Kami langsung menjemput anak kami dan langsung pulang ke rumah orangtua kami berjarak sekitar 1 jam dari kota Sarolangun.

    Beberapa Minggu kemudian sampailah pada tahap pengumuman kelulusan Barakallah Alhamdulillah kami lulus suami istri, berhasil meraih gelar Gr. Memang benar kata orang usaha tidak pernah mengkhianati hasil.

    Selama masa kuliah PPG tidak terlepas dari bantuan pak Kaprodi Dr. Ridwan., M.Psi., Psikolog, pak Sekprodi Indra Bangsawan., M.Pd, pak wali kelas., M. Yahuda., M.Pd dan para dosen serta guru pamong yang sangat luar biasa dalam membimbing kami sehingga kami sampai pada tahap meraih gelar Gr.

    BARAKALLAH semoga Allah membalas setiap kebaikan Bapak Ibu Dosen Guru Pamong dengan kebahagiaan.

    Wassalamu’alaikum wr.wb

    -Admin PPG-