Beranda / Uncategorized / Udin Antoni, Menceritakan Pengalaman di PPG “Menginap di Hotel Demi Sebuah Sinyal” Akhirnya Dapat Lulus UP

Udin Antoni, Menceritakan Pengalaman di PPG “Menginap di Hotel Demi Sebuah Sinyal” Akhirnya Dapat Lulus UP

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

260 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

260 views

Assalamualaikum wr.wb.

Perkenalkan, nama saya Udin Antoni, S.Pd.I. dan saya berasal dari kabupaten Ponorogo – Jawa Timur, sekarang saya berdomisili di ds. Bedaro Kab. Bungo Provinsi Jambi.

Lain orang maka lain cerita, begitupun saya, maka disini saya akan berbagi sedikit cerita  sekelumit dari perjuangan saya selama mengikuti perkuliahan di PRODI Pendidikan Profesi Guru (PPG)  Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi hingga akhirnya dapat lulus dan menyelesailam kuliah saya tersebut.

Sebelumnya pada saat ini saya bertugas sebagai guru PAI di SDN 92/II Talang Sungai Bungo Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, sejak pertama kali diangkat pada CPNS th 2019 yang lalu.

Syukur Alhamdulillah tepatnya di bulan agustus tahun 2023 yang lalu saya bersama teman-teman yang lain dipanggil untuk mengikuti pendidikan PPG  selama lebih kurang 6 bulan lamanya melalui perkuliahan secara daring.

Karena tidak semua guru mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program ini maka patut saya syukuri, Alhamdulillah saya adalah salah satu guru yang beruntung tersebut karena terpilih menjadi mahasiswa PPG Dalam Jabatan (Daljab) Angkatan Batch 2 di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

Alhamdulillah saya dan teman- teman yang lain mendapatkan Dosen dan Guru Pamong yang sangat profesional dan penuh perhatian kepada para mahasiswa PPG, beberapa pengalaman yang dapat saya dapat mungkin tidak jauh beda dengan kawan–kawan yang lain, walaupun dipenuhi dengan stress dan menguras pemikiran dan tenaga yang luar biasa, dan juga biaya- biaya yang diperlukan  tidak sedikit, terkadang membuat kami ingin menyerah ditengah- tengah pendidikan PPG yang masih berlangsung.

Namun dibalik itu semua kami mendapatkan banyak sekali ilmu yang terima terutama dalam merancang perangkat pembelajaran, dalam membuat perangkat pembelajaran, seperti Modul Ajar (RPP), bahan ajar, media ajar, LKPD, instrumen penilaian yang menarik dan berbasis TIK, dsb. Dan sampailah kami dinyatakan lulus dari serangkaian materi PPG dan akhirnya bisa mengikuti Uji Kompetensi (UP).

Teringat momen pada saat mau ujian UP, saya memesan satu kamar di hotel untuk dipakai tempat ujian UP yang ada di kota, yang mana berjarak kurang lebih 25 km dari rumah, karena mengingat sinyal dan listrik ditempat saya kadang–kadang sering mati lampu dan akhirnya malam hari sebelum ujian UP, saya mengajak istri dan kedua anak saya berangkat malam hari menuju hotel yang sudah saya pesan, kami pun berangkat sekitar pukul 21.05 wib malam karena mengingat hujan yang tak kunjung reda, kamipun berangkat dari dusun atau rumah saya karena mengingat besok pagi pukul 07.00 sudah standby di ruang zoom ujian, akhirnya kami pun memutuskan untuk tetap berangkat malam itu juga ditengah–tengah hujan yang tengah mengguyur.

Teringat betul momen yang sangat tidak bisa saya lupakan dan tidak kami sangka- sangka, ditengah perjalanan menuju tempat hotel yang ada di kota, ternyata motor yang kami naiki mengalami bocor ban ditengah jalan dan ditambah kami yang kehujanan disepanjang jalan,  akhirnya istri dan anak sayapun turun dari motor berjalan kaki sambil mencari tukang tambal ban, dan kamipun jauh berjalan kaki mencari bengkel.

Sepanjang perjalanan mencari tukang tambal ban kami masih kehujanan, sayapun berpikir:

mungkinkah ada bengkel motor yang masih buka pada saat ini, di tengah malam hujan deras, inikan waktu yang nikmat bagi orang-orang untuk istirahat tidur”,

Bagaimana saya besok ujian UP kalo motor saya belum juga ditambal”,

Bagaimana kalau besok pagi saya sakit demam karena kehujanan malam ini”,

Menangis sedih hati saya merasakan itu semua, tapi Alhamdulillah ternyata pertolongan Allah itu dekat, akhirnya kamipun menemukan bengkel motor dan akhirnya kamipun bisa melanjutkan perjalanan.

Ternyata, setelah kami melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat yang akan saya gunakan untuk ujian UP, hujan pun semakin deras turunya, dan kamipun sempat berhenti berteduh disalah satu toko yang sudah tutup, dan saya pun berdo’a, “ Ya Allah semoga dengan berkah turunnya hujan malam ini dari perjalanan kami dari rumah sampai saat ini, semoga Engkau mudahkan urusan kami, ujian kami, dan akhirnya kami bisa lulus PPG ini”. Aamiin.

Dan Alhamdulillah, setelah perjuangan berat itu, pengumuman kelulusan PPG pun akhirnya keluar, dan sayapun dinyatakan lulus PPG Batch 2 ini bersama teman- teman yang lain, dan sayapun mengambil hikmah bahwa ini semua adalah merupakan pendidikan yang sangat luar biasa dan sangat bermanfaat, karena meningkatkan kompetensi dan keahlian di bidang keguruan kita yang sangat bermanfaat dimasa pengabdian kita dibidang pendidikan seperti saat ini, dan menjadikan kita sebagai Guru yang Profesional.

Terima kasih yang tidak terhingga kepada Bpk. Kaprodi dan Sekprodi, Dr. Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd, yang terus memberi kawalan dan arahan kepada kami, akhirnya kami tetap fokus dan bersemangat untuk lulus menyelesaikan studi PPG ini dan bisa menjadi Guru Profesional.

Tetap Semangat teman- teman Guru semuanya Yakinlah usaha kita akan berhasil, salam kenal dan salam hangat dari kami dari dusun yang jauh dari Provinsi Jambi. Semoga ada manfaatnya,

“Berakit- rakit ke hulu berenang- renang kemudian”,“Dan berjuanglah karena nikmat hidup itu di dalam perjuangan.(Imam Syafi’I Fi Madhis Safari)”

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *