Blog

  • Pauzi, Pengalaman Kuliah di PPG “Buah Kesabaran Berbuah Manis”

    Pauzi, Pengalaman Kuliah di PPG “Buah Kesabaran Berbuah Manis”

    Assalamulaikum,

    saya bernama Pauzi salah seorang  mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Faklutas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi dengan mapel Fikih dan berasal dari Palembang. saya mencoba sedikit berbagi pengalaman selama menempuh perkuliahan di PPG FTK UIN Sutha Jambi.

    Saya memiliki pengalaman yang luar biasa selama menempuh studi dengan segala perjuangan dan lika liku yang dihadapi, hingga akhirnya saya menghadapi test akhir berupa Uji Pengetahuan. Siapa sangka, perjuangan yang telah saya hadapi beberapa bulan harus kandas ketika dinyatakan belum lulus pada UP. Dan perjalanan panjang mengikuti UP itu tidak hanya sekali, namun berkali-kali. Sempat membuat saya kecewa, namun saya tidak pernah patah arang untuk terus berusaha karena saya menyakini suatu saat saya akan bisa mengikuti jejak teman-teman yang terlebih dulu lulus pada saat UP.

    Dengan istiqomah selalu beribadah kepada Allah Swt, mohon do’a dan petunjuk Nya. Kesabaran yang tak berbatas serta meyakini Allah menyangi saya dengan memberikan ujian agar saya menjadi lebih baik lagi dalam menyiapkan UP dan tentunya selalu husnuzhun kepd Allah swt akan ketetapannya.

    Saya mengakui ada rasa malu, minder dan sempat mengalami rasa ketidak percayaan diri atas berbagai kegagalan yang saya hadapi, namun Alhamdulillah dukungan teman dan keluarga yang membuat saya kuat menghadapi segala rintangan. Dengan ketegaran untuk tetap bisa bangkit dari keterpurukan ditambah dukungan dari kampus, pimpinan FTK, Kaprodi dan sekprodi bapak Ridwan dan Indra Bangsawan membuat semangat itu tumbuh kembali dan keyakinan apa yang saya jalani akan indah pada waktunya nanti.

    Dan Alhamdulillah selama mengkuti PPG saya bisa beribadah lebih giat dari sebelumnya bahkan bisa beberapa kali mengkhotamkan alquran dan saya menemukan kunci dalam perjalanan hidup saya, bahwa kita jangan pernah menyerah apalagi berputus asa dan ini terbukti pada akhirnya saya dapat lulus pada UP kali ini dan nama saya tercatat sebagai orang yang dinyatakan lulus pada tanggal 29 Februari 2024.

    Akhirnya inilah hikmah yang saya peroleh dari buah kesabaran yang tak berbatas. Semoga Prodi PPG FTK UIN Sutha Jambi selalu jaya dan selalu menjadi cahaya penerang bagi peningkatan SDM guru profesional .aamin ya robbal alamin 🤲🤲
    Wassalmualikum wr wb.🙏

  • Membingkai Persiapan Yudisium dan Pengukuhan Mahasiswa PPG FTK UIN SUTHA Jambi

    Membingkai Persiapan Yudisium dan Pengukuhan Mahasiswa PPG FTK UIN SUTHA Jambi

     

    Persiapan Yudisium dan Pengukuhan Mahasiswa PPG FTK UIN Jambi 2024

    Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi memasuki tahap persiapan yang intensif menjelang momen penting: yudisium dan pengukuhan para mahasiswa Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi. Acara yang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam beberapa minggu mendatang ini menandai akhir dari perjalanan akademik mereka sebagai calon pendidik yang siap menyongsong dunia pendidikan yang menantang. Para mahasiswa PPG telah menjalani proses pendidikan yang intensif selama beberapa waktu, mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga pendidik yang berkualitas di berbagai tingkatan pendidikan. Dalam kurikulum yang dirancang khusus untuk PPG, mereka tidak hanya diberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.

    Prosesi yudisium dan pengukuhan mahaiswa Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi akan menjadi momen yang mengharukan bagi semua pihak yang terlibat. Para mahasiswa akan menerima sertifikat dan penghargaan sebagai pengakuan atas usaha dan kerja keras mereka selama ini. Bagi banyak dari mereka, ini adalah awal dari perjalanan baru dalam dunia pendidikan yang penuh dengan tantangan dan peluang.

    Dalam kata sambutan terakhirnya, Dr. Ridwan, M.Psi selaku ketua Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi  mengungkapkan harapannya bahwa para lulusan PPG akan menjadi agen perubahan yang positif dalam dunia pendidikan. “Kami berharap bahwa setiap mahasiswa yang kami luluskan akan menjadi guru yang berdedikasi, inovatif, dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berdaya saing,” tandasnya. Dengan semua persiapan yang telah dilakukan, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi siap untuk merayakan momen bersejarah ini dengan penuh semangat dan kebanggaan. Yudisium dan pengukuhan para mahasiswa Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi akan menjadi tonggak penting dalam menjaga kualitas pendidikan dan menciptakan generasi pendidik yang unggul di masa depan, Tutupnya.

    indrabsw

     

    #UINJambi
    #UINSTSJambi
    #PerguruanTinggiJambi
    #PendidikanIslamJambi
    #KampusJambi
    #MahasiswaJambi
    #AkademikUINJambi
    #KuliahDiJambi
    #JambiBerilmu
    #UINJambiTerbaik

  • Kelulusan Mahasiswa UKMPPG FTK UIN SUTHA Jambi Terus Meningkat.

    Kelulusan Mahasiswa UKMPPG FTK UIN SUTHA Jambi Terus Meningkat.

    Kelulusan UKMPPG FTK UIN SUTHA Jambi Terus Meningkat.

     

     

     

     

    Kelulusan UKMPPG FTK UIN SUTHA Jambi Terus Meningkat.

    Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi melalui program studi Pendidikan Profesi Guru telah menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan dengan melaporkan peningkatan signifikan dalam persentase kelulusan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Berdasarkan laporan resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tentang Pengumuman Hasil UKMPPG Batch-1 Guru K-2 dan Retaker GK-1, persentase kelulusan mahasiswa PPG Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi telah mengalami peningkatan yang mencolok dalam beberapa batch terakhir, tahun ini PPG Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi telah melaksanakan pengukuhan mahasiswa K1 dan segera menyusul K2 beserta mahasiswa Retaker pada pelaksanaan UKMPPG Nasional.

    Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi aktif dalam memberikan pelatihan dan bimbingan kepada mahasiswa untuk menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran dari pendalaman Materi hingga lokakarya, bahkan di UKMPPG, Program mentoring dan tutoring diselenggarakan secara rutin untuk membantu mahasiswa mengatasi kesulitan akademik dan meningkatkan pemahaman mereka tentang materi pelajaran, mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan teoritis yang mereka pelajari dalam lingkungan nyata dan memperoleh pengalaman yang berharga dalam mengajar.

    Menurut Dr. Hj. Fadlilah, M. Pd, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Jambi, menyampaikan kebanggaannya terhadap prestasi ini. “Kami sangat senang melihat bahwa persentase kelulusan mahasiswa PPG kami terus meningkat. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan, termasuk super TIM PPG, dosen pembimbing, guru pamong, para fasilitator, dan tentu saja, para mahasiswa sendiri,” ujarnya dengan antusias.Peningkatan persentase kelulusan ini juga merupakan refleksi dari upaya terus-menerus yang dilakukan oleh Program studi PPG LPTK Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.

    #ind_bsw

    #UINJambi
    #UINSTSJambi
    #PerguruanTinggiJambi
    #PendidikanIslamJambi
    #KampusJambi
    #MahasiswaJambi
    #AkademikUINJambi
    #KuliahDiJambi
    #JambiBerilmu
    #UINJambiTerbaik

  • PRODI PPG DALAM BINGKAI RAKER UIN SUTHA JAMBI 2024

    PRODI PPG DALAM BINGKAI RAKER UIN SUTHA JAMBI 2024

     

     

    PRODI PPG DALAM BINGKAI RAKER UIN SUTHA JAMBI 2024

     

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadapi tantangan yang terus berkembang di dunia pendidikan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (Sutha) Jambi menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan pada tahun 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait seperti staf khusus kementerian agama, Rektor wakil rektor, para pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris lembaga, ketua dan sekretaris Prodi, salah satunya yang hadir adalah program studi PPG ketua prodi Dr. Ridwan, M. Psi dan sekretarisnya Indra Bangsawan, M. Pd, Rapat kerja ini bertujuan untuk mentransmisikan tahun sebelumnya, menyusun strategi baru, serta menyusun rencana kerja bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UIN Sutha.

    Tema rapat kerja tahun ini adalah “trasnformasi digital: membangun sinergi mewujudkan universitas unggul dan bereputasi internasional”, yang menekankan pentingnya kerja sama antar semua pihak terkait dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi pengembangan potensi siswa dan peningkatan mutu pendidikan. Dalam sambutannya, Rektor UIN Sutha Jambi, Prof. Dr. Asad, M.Pd., menyatakan, “Rapat kerja ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk bersama-sama menyusun langkah-langkah strategi dalam meningkatkan kualitas UIN Sutha di bidang Tridarma perguruaun Tinggi , layanan prima dengan sinergi dan kerja keras bersama, saya yakin kita dapat mencapai tujuan bersama kita untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman.”

    Sebagai hasil dari rapat kerja ini, disusunlah rencana kerja bersama yang mencakup berbagai program dan kegiatan untuk tahun mendatang. Rencana kerja ini meliputi strategi pengembangan akademik, peningkatan kualitas layanan dan fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Perkiraan kerja ini dapat menjadi panduan bagi semua pihak terkait dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di UIN Sutha.

    Menurut ka PPG Dr. Ridwan Dengan rapat kerja tahunan ini, prodi PPG LPTK FTK UIN Sutha Jambi akan terus berupaya menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

     

    #indrabsw

     

     

  • Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Bertemu Ketua Asosiasi PPG

    Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Bertemu Ketua Asosiasi PPG

     

     

    Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Bertemu Ketua Asosiasi PPG

    Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Bertemu Ketua Asosiasi PPG

    Perjalanan tak berhenti hanya bertemu pimpinan FITK UIN Yogyakarta dan FITK UIN Raden Mas Surakarta, kali ini Rabu 28 Februari 2024 mengunjungi Prodi PPG FITK UIN Yogyakarta.
    Kampus PPG yang ada di UIN Yogyakarta ini merupakan kampus yang sepaket dengan pasca sarjana yang letaknya juga agak sedikit jauh dari kampus utama. Kampus PPG ini juga tepat dibelakang hotel kepemilikan UIN Yogyakarta.
    Tiba di Prodi PPG UIN Yogyakarta, Ketua Prodi PPG UIN Jambi, Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dan sekretaris Prodi PPG UIN Jambi, Indra Bangsawan disambut ketua Prodi PPG UIN Yogyakarta, Dr. H. Suwadi, M.Ag.,M.Pd.
    Ruangan Prodi yang cukup luas dan lega ini menjadi tempat perbincangan ketiganya.
    Ridwan, terlebih dahulu menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung yang salah satunya adalah belajar bagaimana mengelola Prodi yang lebih baik dan unggul dalam skema Banch marking. Disamping itu pula, untuk melaksanakan sebuah perjanjian kerja sama dalam membangun konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi.
    Dalam pemaparannya, Suwadi memaparkan kalau dalam proses pembelajaran yang ada kita selalu membangun komitmen diantara para dosen, mahasiswa dan tim PPG. Ia selalu memberi pesan agar dosen benar-benar membimbing mahasiswa dengan baik dan bertanggung jawab. Kata Suwadi pula, kalau kampusnya mampu meluluskan 96 persen mahasiswa PPG yang itu tidak terlepas dalam kawalan yang baik dari tim plus dilaksanakannya try out yang bisa mencapai 9 kali. Disini kita akan mengetahui kelemahan-kelemahan yang terjadi pada mahasiswa kita terutama penguasaan keilmuan dan IT.
    Banyak pengetahuan dan wawasan dalam memanej Prodi PPG yang disampaikan oleh Suwadi.
    Menurut Ridwan dan Indra, dalam kunjungan perdana dimasa kerja mereka yang baru sebulan mendapat kesempatan belajar dan praktik baik yang luar biasa dari pak Suwadi yang diketahui juga sebagai ketua asosiasi PPG PTKIN se Indonesia.
    Banyak yang kita dapatkan, bahkan kita juga melaksanakan perjanjian kerja sama dalam meningkatkan aspek tri dharma, semoga ini menjadi titik tolak keterbaikan Prodi PPG ke depannya tutup Ridwan dan Indra
    -PPG-

    #indrabsw

  • Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Kunjungi UIN Raden Mas Said Surakarta

    Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Kunjungi UIN Raden Mas Said Surakarta

    Usai mendampingi Dekan FTK UIN Jambi berkunjung ke UIN Yogyakarta Senin lalu, kembali Prodi PPG FTK UIN Jambi Kunjungi UIN Raden Mas Said Surakarta, Selasa 27 Februari 2024.
    Menurut Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog selaku Kaprodi yang didampingi Indra Bangsawan, M.Pd sebagai Sekprodi PPG, bahwa Kunjungan yang dilakukan ini untuk meningkatkan jalinan silaturrahmi mengingat mereka berdua baru menjalani tugas sebagai Kapro dan Sekpro diakhir Januari tahun ini. Oleh karenanya mereka mesti harus banyak belajar dan menimba ilmu dari teman-teman yang lebih dahulu berkecimpung di Prodi PPG.
    Kedatangan Ridwan dan Indra disambut langsung oleh Dekan FITK UIN Surakarta, Prof. Dr. Fauzi Muharom dan sekretaris Prodi PPG FITK UIN Surakarta.


    Dalam perbincangan yang berlangsung akrab ini, Fauzi selaku dekan menyampaikan kondisi perkuliahan PPG yang ada ditempatnya. Menurut Fauzi, tingkat lulusan mahasiswa PPG cukup tinggi di kampusnya bahkan menyentuh angka 98 persen. Pada tahun 2023 LPTK UIN Raden Mas Said menempati rangking 1 nasional lulusan terbaik dari 48 penyelenggara pendidikan profesi guru. LPTK UIN Raden Mas Said berhasil meluluskan 98.56% guru dalam jabatan kategori 1 pada hasil uji pengetahuan yang diselenggarakan pada tanggal 16 Desember 2023 oleh Kemendikbud. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kesungguhan para mahasiswa PPG, dosen serta guru pamong di LPTK UIN Raden Mas Said Surakarta.

    Pada tahun 2022 LPTK UIN Raden Mas Said Surakarta juga mendapatkan penghargaan dari DIRJEN PENDIS RI sebagai LPTK dengan kelulusan terbanyak dalam uji pengetahuan yaitu 96% persen.

    Ditambahkan oleh dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah Prof. Dr. Fauzi Muharom, M.Ag. yang cukup humble ini bahwa ia sangat mengapresiasi atas kehadiran para guru pada pengukuhan beberapa waktu yang lalu dimana mereka berasal dari daerah yang beragam yaitu dari Aceh, dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi, Maluku Utara, Madura, Jawa Timur dan Jawa Barat. Beliau juga menyampaikan asal peserta mahasiswa yang beragam daerah menjadikan perkuliahan PPG daring menjadi tanpa batas dan berjalan lancar.Sementara itu, Ridwan dan Indra sendiri merasa bersyukur dapat berkunjung ke FITK Raden Mas UIN Surakarta dan dapat menimba banyak pengalaman serta masukan yang beharga dari pencapaian yang didapat oleh UIN Surakarta. Ridwan berharap dari kunjungan ini kita dapat mengikuti jejak yang diraih oleh PPG UIN Raden Mas Surakarta dalam hal peningkatan kelulusan mahasiswa kami yang di aminkan oleh Indra Bangsawan.
    -Tim PPG-

  • Kaprodi dan Sekprodi PPG Dampingi Dekan FTK UIN Jambi Kunjungi UIN Yogyakarta

    Kaprodi dan Sekprodi PPG Dampingi Dekan FTK UIN Jambi Kunjungi UIN Yogyakarta

    Senin, 26 Januari 2024 pagi hari rombongan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi yang terdiri dari Dekan Dr.Hj.Fadlilah, M.Pd dan plt Kabag TU FTK Sri Rezeki, S.Ag bersama Ketua dan sekretaris Prodi PPG, Dr. Ridwan, S.Psi,M.Psi.,Psikolog pagi hari hadir dibandara Sulthan Thaha untuk berangkat melalui maskapai udara dengan tujuan UIN Yogyakarta.
    Perjalanan yang kemudian transit dari Jakarta ini tiba siang hari dan langsung menuju UIN Yogyakarta. Kedatangan rombongan disambut langsung secara hangat Dekan FITK UIN Yogyakarta, Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, M.Pd.
    Dalam perbincangan yang dilakukan terkait kesiapan FTK UIN Jambi menjadi tuan rumah Fordetak dan juga keterkaitan dengan pelaksanaan perkuliahan PPG daljab.

    Sri Sumarni mengungkapkan kalau PPG bisa menggunakan berbagai skema dalam pelaksanaannya, baik dari sumber APBN maupun APBD. Ditambahkannya, kita harus bijak pada pelaksanaan perkuliahan PPG ini mengingat situasi dan kondisi mahasiswa yang satu sama lain memiliki karakteristik yang berbeda.


    Fadlilah dalam komentarnya merasa turut senang atas sambutan dan sharing serta ilmu yang beharga yang ia dapatkan. Semoga jalinan kerjasama ini terus berlanjut harapnya dan semakin dapat ditingkatkan untuk masa-masa mendatang.
    -Tim PPG-

  • Ketua PRODI PPG FTK UIN Jambi “Psikolog : Antisipasi Gangguan Mental (DEPRESI) PASCA PEMILU” Pada Program Mojok di TRIBUN Jambi

    Ketua PRODI PPG FTK UIN Jambi “Psikolog : Antisipasi Gangguan Mental (DEPRESI) PASCA PEMILU” Pada Program Mojok di TRIBUN Jambi

    Peristiwa mental yang dihadapi para calon peserta PEMILU bisa saja terjadi terutama bagi calon yang tidak mendapat keuntungan dari hasil PEMILU yang telah lalu. Menyadari bahwa para calon peserta PEMILU rentan tehdapa gangguan psikologis, Tribun jambi mengundang salah seorang Psikolog dari UIN Jambi, Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dipandu oleh host Rara, jum’at 23 Februari 2024.

    Ridwan yang merupakan dosen PIAUD FTK UIN Jambi sekaligus Ketua PRODI PPG FTK UIN Jambi dalam pandangannya menyampaikan bahwa Depresi adalah gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi perasaan, cara berpikir, dan cara bertindak seseorang. Peristiwa yang tidak sesuai antara harapan dan kenyataan berdampak pada munculnya kondisi depresi.

    Menurut Ridwan, gejala depresi yang paling umum adalah merasa sedih dan kehilangan minat untuk melakukan aktivitas yang biasa mereka lakukan. Efek depresi sendiri bisa berlangsung lama serta berulang yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tidak hanya itu gangguan depresi ini juga dapat memburuk dan bertahan lebih lama bila tak mendapatkan penanganan.

    Ditambahkan Ridwan, Ada beberapa jenis depresi, salah satunya adalah depresi mayor, yang ditandai dengan perasaan sedih, kehilangan minat, atau gejala yang biasanya muncul dan berlangsung selama sekitar dua minggu atau bahkan lebih. Ada juga distimia, gejala depresi kronis yang termasuk dalam depresi mayor dan telah terjadi selama setidaknya dua tahun. Termasuk pula gangguan bipolar (manis depresif) serta jenis depresi lainnya.

    Penyebab depresipun beragam dan belum bisa dipastikan secara mutlak.  Namun, jika kita memperhatikan beberapa sumber penyebab depresi, seperti masalah biologis dimana seseorang yang mengidap depresi mungkin menyebabkan perubahan fisik pada otak mereka, meskipun tingkat signifikan dari perubahan ini masih belum diketahui. Selain itu, ada gangguan kimia pada otak (transmitter) yang ditransmisikan oleh bahan kimia yang ada di otak secara alami yang berperan dalam pembentukan depresi. Perubahan fungsi dan efek ini dapat mempengaruhi stabilitas suasana hati sehingga berdampak pula pada tingkat depresi pada seseorang.

    Perubahan hormon atau gangguan keseimbangan hormon dapat menyebabkan depresi. Ini sering terjadi selama proses, seperti perubahan keadaan dan kondisi tubuh, atau karena penyakit keturunan. Orang-orang yang memiliki riwayat depresi dalam keluarga mereka juga berisiko mengalami depresi. Oleh karena itu, gen dapat mempengaruhi resiko dari penyebab depresi setelah peristiwa kehidupan seperti

    Kemudian peristiwa dalam hidup, seperti stres, kematian orang yang dicintai, trauma, isolasi, dan kurangnya dukungan, dapat menyebabkan depresi. Depresi yang diakibatkan oleh kondisi medis atau penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit lainnya. Penggunaan obat-obatan juga dapat menyebabkan depresi, seperti menggunakan narkoba atau alcohol yang memperparah kondisi depresi. Kepribadian yang kurang matang juga dapat memunculkan situasi depresi seperti pesimis, rendah diri dan terlalu bergantung pada orang lain. Orang-orang yang mengalami peristiwa traumatik, seperti kekerasan yang diterima, kehilangan orang yang dicintai, atau penggunaan obat tertentu, sering menyalahkan diri sendiri karena merasa rendah diri, putus asa, khawatir, dan cemas yang berlebihan, memiliki suasana hati yang buruk atau sedih berlebihan, sensitif, mudah marah, dan lebih sering menangis, kesulitan berpikir, mengambil keputusan, dan berkonsentrasi, dan menunjukkan sikap apatis pada lingkungan sekitar, dan tidak memiliki motivasi untuk semua hal juga bisa menimbulkan depresi

    ciri-ciri orang depresi, memiliki tubuh yang mudah lelah dan tidak bertenaga, nafsu makan menurun atau bahkan tidak berselera, sulit tidur atau justru tidur terlalu banyak, nyeri dan pusing tanpa alasan yang jelas, bicara dan gerakan tubuh yang lebih lambat daripada biasanya, penurunan atau hilangnya gairah seksual, dan berat badan naik atau justru menurun

    Untuk mengatasi depresi, ada beberapa metode. Melakukan perawatan mandiri terutama pada depresi ringan, dengan berolahraga teratur dan menciptakan perasaan positif, tidur dengan baik, dan mengonsumsi makanan sehat serta menghindari alcohol atau obat-obatan.

    Terapi Psikologi juga dapat membantu mengurangi gejala depresi, yang biasanya diatasi dengan cara merubah kognitif kita. Terapi kognitif, juga dikenal sebagai Cognitif Behavior Therapi, bertujuan untuk membantu pengidap gangguan mental melepaskan pikiran dan perasaan negatif mereka dan menggantinya dengan respons positif.

    Selain itu, problem solving terapi juga dapat membantu meningkatkan kemampuan individu untuk menghadapi pengalaman yang memicu rasa tertekan dan bisa juga dengan pendekatan psikoanalisa, yaitu bagaimana individu dapat membiasakan diri dengan merespon terhadap perasaan-perasaan yang dialami. Melaui Hipnoterapi juga dapat dilakukan dengan mengangkat alam bawah sadarnya berupa kecemasan-kecemasan maupun ketakutan yang dialami.

    Pesan Ridwan, yang paling penting dari itu semua adalah dengan meningkatkan ibadah keagamaan kita dengan cara lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

    Pesan Ridwan kepada semua peserta kontestasi PEMILU mauun tim sukses dan pemilih yang tentunya berharap sangat banyak pada hasil yang diumumkan untuk dapat mengantisipasi diri sendiri terhadap situasi yang berdampak munculnya depresi dengan cara tetap menjaga kesehatan fisik, olahraga sehat teratur, makanan yang sehat, tidur yang cukup dan hindari kebiasaan negatif lainnya.  Kesehatan fisik ini dapat meningkatkan mood dan meredakan depresi, kemudian mengelola situasi yang menekan dengan baik seperti yoga, aktif secara sosial, berbicara dengan orang terdekat, atau ahlinya seperti Psikolog. Jadi, ketika Anda merasa tertekan atau kesepian, jangan ragu untuk mencari dukungan. Lakukan pula hal menyenangkan Misalnya, membaca buku, melukis, dan bermain musik juga dapat membuat kita lebih bahagia dan merasa lebih baik tentang diri kita sendiri. Namun, saat kita dalam keadaan tertekan, sebaiknya kita menghindari penggunaan media sosial karena hal itu dapat menyebabkan kita menjadi semakin tertekan. Atur waktu Anda dengan baik, gunakan waktu untuk bersantai dan beristirahat, dan jangan terlalu sibuk atau bicara terlalu banyak dan banyak beribadah.

    Selain itu, kita harus menyadari tanda-tanda awal depresi, dan jika kita menemukan gejala gangguan mental seperti yang disebutkan di atas, segera pergi ke Psikolog atau psikiater. Jangan menunggu, karena hal itu dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental kita. Selain itu, jangan mengisolasi diri ketika kita tertekan atau sedih tutup Ridwan.

    -TIM PPG-

  • Ketua PRODI PPG FTK UIN Jambi Yang Merupakan Pakar Stres Berbicara “Cara Menghindari Stres Pasca Pemilu” di RRI Jambi

    Ketua PRODI PPG FTK UIN Jambi Yang Merupakan Pakar Stres Berbicara “Cara Menghindari Stres Pasca Pemilu” di RRI Jambi

     

    Kontestasi pemilihan umum baru saja usai dilaksanakan dan beberapa calon yang telah berjuang akan menunggu hasil dari yang telah mereka perjuangkan selama ini. Apakah semua sesuai harapan atau justru sebaliknya, inilah membuat para calon dihinggapi rasa harap-harap cemas.

    Menyikapi apa yang berkembang di tengah Masyarakat, Radio Republik Indonesia (RRI) Jambi melakukan dialog bersama pakar ahli kejiwaan dengan mengundang Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dengan dr. Diva Mariska Tarastin, Sp.Kj dipandu oleh penyiar RRI Benny Wijaya kamis 22 Februari 2023.

    Ridwan yang merupakan dosen PIAUD UIN Jambi sekaligus ketua PRODI Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam pemaparannya menyatakan, meskipun pemilihan telah berakhir, namun tentu yang menjadi catatan kita adalah setelah pemilihan apa kemudian yang akan terjadi dan ini perlu diantisipasi oleh para calon karena berdasarkan hasil pengumuman yang nantinya akan dirilis oleh KPU, bisa saja ada calon-calon yang mengisyaratkan mereka tidak terpilih, baik itu  menjadi anggota dewan di tingkatan pusat maupun daerah. Nah ini tentu saja menjadi kendala di dalam menyesuaikan diri terhadap sesuatu yang bisa berdampak pada munculnya situasi yang menyebabkan stres. Ridwan yang juga merupakan pakar stress, menjelaskan bahwa stres adalah sebuah kondisi yang terjadi pada diri individu dikonfrontasikan dengan suatu peluang maupun harapan yang sangat diinginkan tetapi hasilnya deskripsikan sebagai sesuatu yang tidak pasti. Jadi sesuatu yang dianggap tidak pasti bisa menimbulkan situasi stres.

    Berdasarkan hal-hal yang demikian maka seseorang akan menjadi terkena dampak dari situasi yang membuat mereka menjadi stres. Stres itu sendiri ditandai dengan adanya gejala-gejala yang mendahului ada gejala fisik, gejala perilaku dan bahkan gejala di tempat individu beraktivitas. Gejala fisik berupa pernapasan menjadi semakin cepat, mulut dan kerongkongan menjadi kering, kedua tangan menjadi basah oleh keringat, tubuh terasa gerah atau panas, otot-otot menjadi tegang, mengalami gangguan pencernaan seperti diare atau susah buang air besar (sembelit). Badan terasa Lelah, kepala menjadi sakit atau tegang, bergetarnya urat-urat pada mata dan perasaan menjadi sangat gelisah. Dari perilaku juga bisa muncul kondisi Dimana si individu mudah lekas marah, sering salah paham dan menurunnya motivasi. Mereka juga memiliki perasaan khawatir, sedih serta merasa tidak berdaya yang pada akhirnya menurunkan kreativitas dan inovasi maupun hubungan interpersonal dengan orang lain.

    Ridwan melanjutkan, menyikapi situasi yang terjadi maka diperlukan sebuah upaya atau strategi yang diantaranya bisa merujuk pada problem focus coping, di mana individu secara aktif mencari penyelesaian dari masalah untuk menghilangkan kondisi atau situasi yang menimbulkan stres dengan cara mempelajari sesuatu keterampilan baru sehingga dengan ini individu akan berupaya menyesuaikan diri dengan situasi yang menekan. Kemudian bisa juga dengan cara emosional focus coping, dimana individu berusaha untuk mengatur respon emosional terhadap stres.  Pengaturan melalui perilaku dan strategi kognitif dengan cara meniadakan fakta-fakta yang tidak menyenangkan bila individu tidak mampu mengubah kondisi yang penuh stres.

    Dalam Islam juga kita diajarkan untuk melakukan coping strategi dengan cara bersabar, bersyukur dan memberi maaf. Sabar berarti memiliki ketabahan dan keteguhan untuk menghadapi beban ujian dan cobaan dengan penuh harap dan keyakinan yang mendalam terhadap Allah subhanahu wa ta’ala serta memiliki kemampuan menerima kenyataan hidup yang kurang menyenangkan bahkan yang menyakitkan sekalipun dengan lapang dada sehingga seseorang akan dapat menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi dengan tenang. Kesabaran adalah kekuatan menahan diri dan menerima sesuatu yang tidak disenangi atau yang tidak diharapkan dan sikap hidup yang sabar akan membentuk pribadi yang tangguh dan teguh tidak hilang harapan dan putus asa.

    Ditambahkan Ridwan, selanjutnya kita harus bersyukur dengan segala kondisi yang ada, hal ini sebagai upaya memberikan solusi dalam hal pengendalian diri dengan cara bersyukur. Bersyukur mengandaikan bahwa kenikmatan berasal dari Allah dan akan kembali kepadanya kapan saja. Tentu saja dapat membantu seseorang akan menjadi lebih tenang dalam berbuat dan tidak berlebihan dalam bersikap seperti sikap sombong dan tercela. Kemudian pemberian maaf, pemberian maaf dimaksudkan dapat mengeliminasi kemarahan terhadap keadaan yang diterima sehingga seseorang dapat menahan amarah. Pemberian maaf juga dapat dilakukan dengan memberi maaf kepada diri sendiri maupun memaafkan orang lain. Meningkatkan kondisi religius atau mendekatkan diri dengan Tuhan memudahkan bagi kita menerima kenyataan yang ada tutup Ridwan.

    -TIM PPG-

  • Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Bahas Kerjasama

    Kapro dan Sekpro PPG FTK UIN Jambi Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Bahas Kerjasama

    Menyikapi banyaknya calon mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari berbagai sekolah umum, baik dari tataran TK, SD, SMP dan SMA dan untuk mengakomodir peningkatan sumber daya manusia dalam menjadi guru profesional, maka beberapa pemda dari beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Jambi bekerjasama dengan kampus penyelenggara PPG salah satunya UIN STS Jambi memberikan kesempatan kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengajar di SD dan SMP mendapat kesempatan bantuan perkuliahan. Tentu saja, hal ini dimungkinkan untuk dapat dilakukan percepatan mengingat daftar antrian yang cukup panjang bila mendapat beasiswa dari Kementerian.

    Beberapa dinas Pendidikan di kabupaten seperti Merangin, Tanjabtim dan Tanjabbar serta beberapa wilayah lain memberikan bantuan secara penuh kepada para guru-gurunya untuk mendapat sertifikat pendidik. Tentu para guru-guru ini sangat terbantu atas terobosan-terobosan yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dnas Pendidikan masing-masing. Guru-guru PAI yang dibawah naungan Dinas Pendidikan pun mengucapkan Syukur dan terimakasihnya atas kesempatan yang didapatkan melalui pemda masing-masing. Mereka sangat terbantu dan berjanji untuk dapat meningkatkan skill dan kemampuan mereka selaku guru professional sesuai dengan sertifikasi yang mereka terima. Tentu saja, disamping peningkatan keilmuan yang mereka peroleh selama mendapat Pendidikan di PRODI PPG FTK UIN Jambi, mendapat gelar atas Pendidikan yang ditempuh tetapi juga peningkatan penghasilan melalui sertifikasi yang mereka terima. Atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, para guru-guru ini Kembali mengapresiasi dan berharap program bantuan atau beasiswa ini dapat terus berlanjut dan manurut mereka masih banyak teman-teman seprofesi (guru) yang belum mendapat kesempatan yang sama.

    Menyikapi banyaknya Kerjasama yang telah terbangun dengan beberapa pemerintah daerah, Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog menyambut baik atas jalinan yang telah dibangun selama ini. Kami di PRODI akan menyiapkan dosen yang merupakan tenaga handal bagi peningkatan guru profesional khususnya di wilayah Provinsi Jambi. Menurut Ridwan yang didampingi sekretaris Prodi PPG Indra Bangsawan,M.Pd  beberapa langkah yang telah dilakukan dengan mensosialisasikan terus menerus kegiatan prodi PPG dan mengajak partisipasi para Pemda membangun SDM guru di Provinsi Jambi.

    Bahkan, hari ini senin 19 Februari 2023 Ridwan dan Indra Bangsawan berkesempatan bersilaturrahmi ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk Kembali membangun kerja sama karena ada peluang Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan juga memiliki semangat yang sama bagi peningkatan SDM guru profesioanal.

    Kedatangan Ridwan dan Indra Bangsawan atas restu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, Dr. Fadlilah, M.Pd disambut langsung oleh Domrah, S.Pd selaku Kasi GTK SMA. Pada silaturrahmi ini, Ridwan dan Indra menyampaikan harapan untuk dapat melanjutkan perjanjian kerjasama yang telah tertuang sebelumnya antara UIN STS Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi sejak 2022 dan dengan berbekal ini pulalah kita perlu menurunkan dalam bentuk kerjasama berupa kegiatan yang termaktub perkuliahan di PPG. Ridwan dan Indra juga menyampaikan Juknis perkuliahan di PPG bagi para guru yang mendapat beasiswa dari PEMDA.

    FTK

    Domrah sendiri menyambut bai katas usaha dan upaya untuk mebangun sinergi bersama dan ini bagian dari cara kita meningkatkan SDM para guru-guru kita dan membantu mereka dalam meraih sertifikasi guru yang itu semua mesti didapat melalui perkuliahan di PPG.

    Diakhir pertemuan, masing-masing pihak bersepakat untuk dapat menindaklanjuti bentuk kerjasama ketataran yang lebih kongkrit dalam waktu singkat.