Menindaklanjuti apa yang telah dilakukan PkM berkaitan dengan tema “Pelatihan Berkomunikasi Edukatif Positif Pada Guru PAUD Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying di PAUD di Kota Jambi” kembali dilaksanakan bertempat di RA Dharma Wanita Provinsi Jambi kawasan Thehok, 4 desember 2024.
Siti Hadijah selaku Kepala RA DWP Provinsi Jambi menyampaikan bahwa sekolahnya sangat terbuka dalam berbagai event terutama kita sendiri telah melakukan beberapa kali kerjasama dengan pihak Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN STS Jambi baik itu dalam penempatan mahasiswa PLP, penelitian maupun PkM. Menurutnya materi ini merupakan materi yang bisa menginspirasi kami dari pihak sekolah agar dapat mencegah terjadinya bully sejak usia dini.

Dr. Ridwan, M.psi.,Psikolog selaku ketua PRODI PPG FTK UIN STS Jambi yang sekaligus dosen PIAUD pada pemamparan pelatihannya menyampaikan kekerasan terhadap anak semakin marak saat ini dilakukan, untuk itu perlu kerjasama seluruh elemen masyarakat pendidikan untuk sesegera mungkin menfeteksi kemungkinan perilaku bully terjadi agar tindakan kekerasan baik sifatnya fisiki, psikologis termasuk tindakan kekerasan seksual dapt dicegah dan kedepan siswa akan lebih tumbuh sifat percaya diri untuk tidak melakukan tindakan tersebut. Komunikasi merupakan cara ampuh mencegah itu semua.
Ridwan mengungkapkan pula,
Pengertian Komunikasi Edukatif Positif
- Komunikasi Edukatif: Proses penyampaian informasi yang tidak hanya mendidik tetapi juga membangun hubungan yang saling mendukung antara guru dan siswa.
- Komunikasi Positif: Berfokus pada pemberian umpan balik yang membangun, penggunaan bahasa yang baik, serta mendengarkan dengan empati.
- Fokus PAUD: Membentuk komunikasi yang mendukung perkembangan moral, sosial, dan emosional anak-anak di usia dini.
Sementara itu Indra Bangsawan, M.Pd sebagai Sekprodi PPG yang juga pemateri memberikan pelatihan cara2 berkomunikasi agar efektif dan dapat diterima oleh anak dengan cara :
1.Pendekatan Individual: Menyesuaikan cara berkomunikasi dengan karakter masing-masing anak.
2.Lingkungan yang Kondusif: Menciptakan suasana yang nyaman dan aman untuk anak agar mereka merasa dihargai.
3.Pelatihan untuk Guru: Menyediakan pelatihan komunikasi yang efektif untuk para pengajar di PAUD.
4.Penggunaan Media dan Alat Bantu: Memanfaatkan gambar, permainan, dan alat bantu lain yang membantu menyampaikan pesan.

Selesai kegiatan, semua peserta yang terdiri dari para guru TK dan RA ini berkomutmen akan memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran pencegahan bullying di sekolah mereka masing-masing. Para Guru juga memberikan beberapa testimoni yang dirangkum dalam video yang mereka sampaikan.
-Admin PPG-


Tinggalkan Balasan