Beranda / Berita / Memasuki Tahap Produktif, Program Air Wudhu untuk Lele dan Hidroponik Terus Dikembangkan

Memasuki Tahap Produktif, Program Air Wudhu untuk Lele dan Hidroponik Terus Dikembangkan

Diterbitkan:

Oleh:

Kategori:

4 views

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

4 views

Jambi – Program pemanfaatan air daur ulang dari air wudhu Masjid Ash-Shahabah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memasuki tahap pengembangan dan pemanfaatan. Setelah sebelumnya berhasil membangun kolam penampungan air limbah wudhu, instalasi budidaya lele, serta sistem tanaman hidroponik, kini Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN STS Jambi mulai mengoptimalkan fungsi sarana tersebut sebagai media konservasi lingkungan sekaligus edukasi berkelanjutan.

Air wudhu yang ditampung dari Masjid Ash-Shahabah dialirkan melalui sistem yang telah dirancang untuk mendukung kebutuhan budidaya lele dan tanaman hidroponik. Pemanfaatan ini menjadi bukti bahwa sumber daya yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat diolah kembali menjadi sumber daya produktif yang bernilai ekologis dan edukatif.

Ketua Program Studi PPG FTK UIN STS Jambi menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan praktik nyata pembangunan berkelanjutan di lingkungan kampus.

“Kami ingin menghadirkan model pembelajaran yang tidak hanya berbicara tentang teori pelestarian lingkungan, tetapi juga menunjukkan praktik nyata bagaimana sumber daya dapat dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan. Program ini menjadi contoh bahwa kepedulian lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi PPG menjelaskan bahwa keberadaan kolam lele dan tanaman hidroponik tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai laboratorium edukatif bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Melalui program ini, mahasiswa dapat belajar tentang pengelolaan sumber daya, konservasi lingkungan, dan penerapan prinsip ekonomi sirkular. Kami berharap program ini menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan maupun masyarakat untuk mengembangkan inovasi serupa sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Selain mendukung penghijauan kawasan kampus, program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek pengelolaan air bersih, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penguatan aksi lingkungan berkelanjutan. Ke depan, FTK UIN STS Jambi berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar.

Melalui inovasi ini, FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan._mrs

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *