
Anak dan Harapan: Memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026
Indra Bangsawan, M.Pd., sebagai salah satu Dosen PAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, pada salah satu perkulihan memberikan pandangan tentang memperingat hari anak nasional, bahwa Setiap anak yang lahir ke dunia membawa serta doa dan harapan. Ia adalah amanah Tuhan yang dititipkan kepada kita bukan untuk dimiliki, melainkan untuk dijaga, dididik, dan dipersiapkan menjadi manusia yang utuh. Di sinilah letak tanggung jawab kita yang sesungguhnya. Hari Anak Nasional 2026 hadir sebagai pengingat. Bukan sekadar perayaan, melainkan undangan untuk merenung: sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia? Sebab jika ingin tahu ke mana arah sebuah bangsa, lihatlah bagaimana ia memperlakukan anak-anaknya hari ini. Di sana tersimpan jawabannya.
Merawat anak bukan tugas satu pihak. Keluarga adalah fondasi pertama tempat anak belajar mencintai, menghormati, dan memahami dunia. Namun sekolah, masyarakat, dan pemerintah memiliki peran yang tak kalah besar. Lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih sayang bukan kemewahan itu adalah hak setiap anak Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Tantangan kita hari ini terasa lebih kompleks dari sebelumnya. Anak-anak tumbuh di tengah arus digital yang deras: media sosial yang belum tentu ramah anak, gawai yang menggeser ruang bermain, perundungan yang kini juga merambah dunia maya, serta berkurangnya percakapan yang hangat dan bermakna di meja makan. Kita tidak bisa melarang mereka mengenal dunia digital, tetapi kita wajib membekali mereka dengan literasi, empati, dan karakter yang kuat.
Keteladanan orang dewasa adalah kurikulum yang paling jujur. Anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari apa yang kita lakukan setiap hari. Mari jadikan Hari Anak Nasional 2026 sebagai titik balik. Kita perkuat komitmen bersama melindungi, mendidik, dan membahagiakan setiap anak Indonesia. Karena merekalah yang akan mewarisi dan memimpin negeri ini menuju Indonesia Emas 2045. Masa depan bangsa, sesungguhnya, sedang tumbuh di antara kita hari ini. tutupnya.
#meirisaadmin

Tinggalkan Balasan