Blog

  • Nur Atika, M.Pd “Berbagi Praktik Baik Bersama Para Mahasiswa PPG”

    Nur Atika, M.Pd “Berbagi Praktik Baik Bersama Para Mahasiswa PPG”

    Pendidikan merupakan sektor penting dan perlu mendapatkan perhatian  khusus. Menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

    Untuk mencapai tujuan Pendidikan tersebut , maka dibutuhkan guru yang profesional. Maka untuk pemenuhan kebutuhan guru profesional perlu dilakukan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

    Penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK Tarbiyah dan Keguruan  UIN STS Jambi, di bawah pemimpinan Dekan Fakultas Tarbiyah ibu Dr. Fadlillah Husein, M.Pd. Kaprodi PPG Bapak Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan  Sekjen Prodi Bapak Indra Bangsawan, M.Pd   beserta  tim . Mampu menunjukkan perform kinerja yang Profesional dan humble.

    Tim Prodi PPG Berhasil membangun  kedekatan sosial emosional,  familier pada semua elemen yang terlibat sehingga tercipta hubungan  silaturrahmi yang harmoni.

    Saya yang merupakan Kepala Sekolah di DN 164/ IV Kota Jambi merasa bersyukur dan pengapresiasi diberi kesempatan  bergabung pada program PPG dalam jabatan LPTK  Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, dan berperan sebagai guru pamong.  Tugas ini menguatkan tekad saya untuk saling Berbagi dan Berkolaborasi bersama Tim PPG dan guru-guru PAI Hebat peserta PPG . dengan slogan  “ SIAP MENJADI AGEN PERUBAHAN”.

    Pengalaman tugas yang saya laksanakan sebagai guru pamong :

    • Mendampingi dosen atau fasilitator PPG dalam membimbing mahasiswa/ peserta PPG.

    Berkolaborasi membimbing mahasiswa PPG pada setiap tahap, meluangkan waktu , perhatian dan pemikiran dalam  berkontribusi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa PPG untuk menjadi guru profesional.

    • Berbagi Praktik Baik.

    Berbagi praktik baik dalam  pengajaran dan pembelajaran. Berupaya peningkatan kompetensi guru dengan memberikan sebuah pengalaman keberhasilan praktik pengajaran  yang dapat dimanfaatkan oleh guru yang lain. Seperti Penggunaan Model PBL. PjBL dan DBL , Penguatan P5,PPRA, Pendekatan TPACK  dll.

    • Membimbing mahasiswa dalam melaksanakan PPL di sekolah

    Saya melakukan bimbingan secara klasikal dan individual.  Bimbingan secara klasikal dilakukkan saat pertemuan sinkronus via zoom pada waktu yang telah disepakati.

    Bimbingan secara individu saya lakukan untuk melayani mahasiswa yang membutuhkan informasi, arahan dan petunjuk dalam melaksanakan tugas-tugas  pada LMS. Waktunya lebih fleksibel dan biasanya dilakukan via chat WA dan  Telepon . Saya berusaha untuk merespon setiap pertanyaan dan keluhan dari mahasiswa terkait  pendalaman materi dan penyelesaian tugas LMS mereka.

    • Memberikan penilaian kepada mahasiswa dalam melaksanakan PPL pada satuan Pendidikan.

    Memberikan penilaian secara objektif dan sesuai dengan Rubrik penilaian yang telah ditetapkan oleh panitia PPG Pusat. Penilaian dilakukan sesuai Standar  Kompetensi Lulusan (SKL)

    • Menjadi pengawal, inspirator, dan motivator bagi mahasiswa
    • Mengawal

    Bersama Tim Prodi PPG kita mengawal mahasiswa menjalani proses Pendidikan Profesi Guru agar dapat mengikuti setiap tahap dengan baik , sesuai dengan tagihan tugas dan  limit waktu yang telah ditentukan.

    • Inspirator

    Bersama Tim Prodi PPG , saya berupaya menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan daya cipta dan kreatifitas mereka dalam bentuk Aksi Nyata dalam meningkatkan layanan Pendidikan yang berpihak pada peserta didik. Seperti membuat video pembelajaran, Menggunakan TPACK dll.

    • Motivator

    Bersama Tim Prodi PPG, saya berupaya untuk menumbuhkan motivasi pada peserta PPG, baik itu motivasi Ekstrinsik  maupun motivasi intrinsic.

    Memiliki motivasi intrinsic menjadi dasar kekuatan bagi seseorang untuk terus belajar dan mengembangkan diri  ( Guru pembelajar sepanjang hayat). Menggunakan tehnik “Coaching”.

    Program PPG dalam jabatan merupakan suatu proses penting bagi para guru yang telah  aktif mengajar. Pengalaman mengikuti PPG dalam jabatan tidak hanya memberikan wawasan tambahan dalam bidang pendidikan, tetapi juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perkembangan 4 Kompetensi guru yaitu Kompetensi pedagogic, Kepribadian, sosial dan profesional.  “ GURU HEBAT INDONESIA KUAT “.

    Terima Kasih

    -Admin PPG-

  • NUSRIAL, S.Ag, M.Pd “Berbagi Pengalaman dan Bersilaturrahmi Bersama Para Mahasiswa PPG”

    NUSRIAL, S.Ag, M.Pd “Berbagi Pengalaman dan Bersilaturrahmi Bersama Para Mahasiswa PPG”

    PENGALAMAN YANG BERHARGA

    Dipercaya menjadi guru pamong merupakan penghargaan yang tidak terhingga nilainya. Saya bisa berkolaborasi dengan dosen fasilitator dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa PPG yang notabene adalah guru-guru yang telah mengajar diberbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK sampai tingkat SMA/SMK. Saya bisa memperluas pengalaman profesi saya sebagai pendidik, dan menimba pengalaman dari dosen fasilitator serta rekan guru sesama pamong. Pengalaman yang terindah adalah disaat berkolaborasi dengan dosen fasilitator dan mahasiswa. Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan, terutama tentang bagaimana memahami kelemahan-kelemahan mahasiswa dalam menyelesaikan materi pembelajaran.

     

    BERBAGI PENGALAMAN

    Menjadi pamong PPG sebenarnya lebih kepada berbagi pengalaman dengan mahasiswa PPG. Mahasiswa PPG adalah mitra sesama guru yang sebagian juga sudah berpengalaman dalam merancang dan merencanakan pembelajaran.  Hampir seluruh materi PPG diadopsi dari Kurikulum Merdeka, mulai dari penerapan model pembelajaran, seperti PBL, BJBL, DBL, P5/PPRA , yang di presentasikan dalam bentuk video pembelajaran, yang disebut dengan peerteaching. Semua model pembelajaran tersebut sudah banyak tersebar di internet, tinggal download, dimodifikasi dan di adopsi ke sekolah masing-masing. Namun demikian masih ada mahasiswa PPG  yang ragu dan belum bisa membedakan antara tema project dengan tema materi pelajaran. Hal ini disebabkan ada beberapa sekolah didaerah yang baru menerapkan kurikulum merdeka, bahkan belum menerapkan sama sekali. Dengan demikian tentu saja mereka belum pernah melaksanakan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Hal lain yang sering terlupakan oleh mahasiswa adalah ketika membuat modul P5, mereka lupa menyertakan dimensi PPRA (Profil Pelajar Rahmatatal Lil ‘aalamiin). Sebagai pamong, saya merasa terpanggil untuk memberikan pemahaman tentang hal tersebut. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya bisa berbagi atau memberikan pengalaman kepada mahasiswa PPG tentang materi P5/PPRA ini. Sampai pada akhir pelaksanaan PPG, alhamdulillah semua mahasiswa PPG yang saya dampingi sudah bisa memahami dan menerapkan  semua materi yang dipelajari dalam PPG ini. Hal ini terlihat dari video pembelajaran yang mereka upload di LMS.

     

    MEMAHAMI DENGAN HATI

    Pelaksanaan PPG DALJAB tidak bisa mengharapkan mahasiswa mampu menerapkan semua materi secara komprehensif. Yang terpenting adalah mereka mau dan mampu mengikuti proses pembelajaran secara keseluruhan. Dari proses tersebut mereka akan mendapatkan pengalaman, dan dari pengalaman, mereka akan terpancing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing. Sebagai guru pamong, saya tidak boleh terlalu idealis dalam menilai kompetensi mahasiswa. Karena dari kontek sekolah, kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka, dan dari kondisi daerah dimana sekolah mereka berada, dapat menyebabkan kendala dalam menyelesaikan tugas pembelajaran dengan sempurna. Oleh karena itu, dalam menilai hasil kerja mahasaiswa harus menggunakan hati, disamping objektivitas.

    Ungkapan terimakasih kepada KAPRODI dan SEKPRODI, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan Indra Bangsawan atas kerjasama dan kesempatan yang diberikan.

    Catatan ringan dari GURU SMA NEGERI 2 KOTA JAMBI

    -Admin PPG-

  • Abu Jamin “Pengalaman menjadi Guru Pamong PPG DALJAB UIN STS”

    Abu Jamin “Pengalaman menjadi Guru Pamong PPG DALJAB UIN STS”

    Dimana pada tahun 2019 UIN sts jambi datang kemadrasah dengan membawa mahasiswa PPG Daljab, tujuannya untuk menempatkan mahasiswa PPG  Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL )  di madrasah, nah kami di amanahkan sebagai guru pamong waktu itu, untuk menambah wawasan kami, maka kami di beri pelatiahan selama satu hari di hotel nusawijaya,  pelatihan meliputi tentang penggunakan teknologi, dan cara menilai mahasiswa  dan proses pembelajaran mahasiswa tersebut. Sampai pada penilaian Peerteaching bersama dosen penguji.

    Kemudian tahun 2020 pendemi Copid 19 mewabah diseluruh indonesia, dan berdampak kepada proses PPG Daljab yang di hentikan sementara.

    Pada tahun 2022, kami di hubungi kembali oleh Prodi PPG UIN STS Jambi untuk mengikuti  kegiatan menjadi guru pamong kembali melalui ZOOM.

    Disini kita berdaptasi kembali, karna pembelajaran di alihkan ke metode Daring, nah disini banyak persiapan yang perlu dilakukan, sebagai guru pamong kami harus menguasai berbagai Platform online, seperti zoom, dan aplikasi lain nya. Oleh karna itu sebagi guru pamong saya harus belajar lagi untuk menggunkan teknologi terkini seperti menggunakan zoom.

    Ketika pelaksaan daring saya menjalankan tugas sebagai pembimbing mahasiswa dengan guru pamong.

    Tantangan dalam proses sebagai guru pamong yaitu keterbatasan internet bagi beberapa mahsiswa, serta tidak adanya interaksi tatap muka anatar guru pamong dan mahasiswa , sehingga proses pembimbingan kurang maksismal, kemudian masih kurang pahamnya mahasiswa dalam membuat video pembelajar serta kurang pandainya mereka mengopesaikan Laptop,

    Meskipun pembelajaran daring via zoom memiliki tantangan tersendiri, kami menemukan banyak mamfaat dari pengalaman ini, mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam mencari informasi dan mengembangkan ketrampilan belajar mereka. Kami juga melihat peningkatan dalam kemampuan teknologi mereka. Salah satu pencaian yang saya banggakan adalah bisa membantu mahsiswa membuat video persentasi dalam mengajar dikelas.

    Demikian pengalaman kami menjadi guru pamong PPG DALJAB  selama pembelajaran Daring di uin sts jambi. Yang Telah memberikan pelajaran berharga bagi diri saya. Saya belajar untuk lebih adaptif, aktif dan fleksibel dalam mengajar. Yang tidak kalah pentingnya saya bisa terus memberikan bimbingan dan dukungan kepada masiswa PPG meskipun dalam situasi yang penuh tantangan. Terima kasih kesempatan yang diberikan kepada PRODI PPG dan Sekretarisnya, Dr. Ridwan,M.Psi,Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd atas kesempata untuk terus dapat membersamai para guru hebat yang sedang menjalani proses perkuliahan di UIN STS Jambi.

    Demikian terima kasih..

    -Admin PPG-

  • Siti Rodiah “Ucapan adalah doa”

    Siti Rodiah “Ucapan adalah doa”

    Tahun 2024 merupakan tahun yang sangat membahagiakan untukku sebagai seorang guru, sebagai seorang mahasiswa sebagai seorang istri bahkan sebagai seorang ibu.
    di tahun ini setelah mengabdi menjadi seorang guru selama +/- 22 tahun aku terpanggil masuk ke dalam pendidikan PPG dalam jabatan batch 1 yang menjadi salah satu mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan dalam PPG di UIN Sultan Taha Saifudin Jambi dan diketuai oleh Bapak Doktor Ridwan,M.Psi. Psikolog beserta sekretaris Bapak Indra bangsawan, M.Pd. dengan gelar tampan tak bertepinya juga ada pak Edo dan Sudaryadi serta para staf admin lainnya.

    Singkat cerita saya mengikuti perkuliahan dengan semangat di mana Pada awalnya merasa kelabakan dikarenakan untuk resume yang kami kerjakan harus mengumpulkan pada deadline satu hari satu malam dan tentu saja dengan MODUL dimateri KB yang cukup banyak ditambah ini adalah pengalaman pertama dari kami serta tidak bisa menggunakan copy paste dan harus diketik secara manual langsung di aplikasi LMS. Pada awal-awal pendidikan Kami merasa sangat terpuruk dikarenakan tugas yang harus diselesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya sedangkan kami pada siang hari tetap melakukan proses pekerjaan mendidik putra dan putri di sekolah yang kami Bina.

    Saya merupakan siswa binaan (fasilitator) dari bapak Reza Ma’ruf, M.Pd. di Kelas PAI 13 dengan dikomandoi oleh ketua kelas Bapak Irwansyah, S.Pd.I. dalam kelas itu kami saling bertukar pendapat bahkan saling bekerja sama. Bagaimana tips dan trik untuk dapat menyelesaikan tugas secara bersama tanpa membuat kami merasa stres berlebihan.

    Banyak waktu yang kami curahkan untuk mengikuti PPG ini bahkan air mata pun kadang tak terasa menitik dikarenakan tugas yang sangat banyak ditambah dengan pekerjaan yang saya emban di sekolah dan harus diselesaikan dalam waktu yang bersama-sama. Tetapi dengan support keluarga besar terkhusus anak saya dan suami tercinta yang rela di masa-masa itu saya tinggalkan sebagai seorang istri dan seorang ibu, bahkan mereka yang melayani saya untuk mengingatkan sekedar makan atau minum ketika saat Zoom berlangsung saya terkenang di suatu ketika suami saya menyiapkan satu piring kecil sarapan yang berisi 3 kue sederhana dan satu buah gelas teh yang diletakkan di belakang saya karena takut mengganggu saya ketika saya melakukan ujian try out pertama. Untungnya saya menguasai IT dan suka membuat vlog keseharian ternyata hobi saya tersebut membawa manfaat untuk saya dalam kegiatan PPG ini, banyak ilmu yg saya dapat dalam perkuliahan ini yang tidak saya temui di S1 dulu bahkan Teknik mengajar yang benar dapat saya terapkan kepada Ananda saya di kelas setelah belajar di perkuliah PPG.

    Kemudian di akhir pendidikan setelah ujian UKIN, rasa Bahagia bercampur sedih ketika mendapatkan kabar bahwasanya pengukuhan akan dilakukan pada tanggal 15 Desember yang bertepatan di tanggal 12 Desember saya dan rombongan sekolah tempat saya bekerja selama 2 tahun menabung untuk menempuh perjalanan studi banding ke Bali berakhir dengan Kandas, kata ibu Ka TU Ibu Dian Novasari“ berangkat be la kak,,, kan dak papo dak hadir pengukuhan jugo !!. namun saya membesarkan hati dan berdalih kepada teman-teman yang berangkat ke BALI dengan mengatakan saya nanti harus ikut pengukuhan karena saya nanti akan dipanggil ke depan sebagai siswa terbaik.

    Masya Allah tabarakallah ucapan saya yang pada awalnya saya ucapkan hanya untuk menenangkan hati saya yang sedikit kecewa karena keinginan saya berangkat ke Bali bersama Ananda Siti Aisyah BATAL karena saya memilih untuk menghadiri pengukuhan yang menurut saya sekali seumur hidup, namun rasa kesedihan itu akhirnya berubah menjadi gembira yang luar biasa di mana pada malam pengukuhan saya secara terkejut mendengar nama saya disebut menjadi mahasiswa peserta PPG  K1 terbaik 1 dikategori 1 “ merinding dan bergema dig dug ser jantung saya rasanya Ketika Nama saya “SITI RODIAH” disebut ditambah rasa Haru dan bangganya suami Zaenal Abidin dan Putri semata wayang saya Siti Aisyah melihat saya berada maju ke depan didampingi oleh laki-laki di mana pada waktu itu hanya saya sendiri seorang Perempuan lulusan Terbaik 1 Kategori K1 Batch 1 th 2024 dan pada hari ini Ketika saya menulis pengalaman ini engan menitipkan air mata saya merasa yakin dan percacaya “bahwasanya ucapan kita adalah doa” waallahuaklam!

    Perjuangan tidak akan sia-sia perjuangan tidak akan menghianati hasil Terima kasih atas seluruh dosen, handai taulan, dan teman teman seperjuangan dalam perkuliahan PPG saya yang tidak dapat saya sebut satu persatu.
    semoga gelar GR baru saya menjadikan saya Insan yang lebih baik ke depan untuk mendidik putri putri bangsa selanjutnya yang beradab dan berakhlak mulia.

    wassalamualaikum wr. Wb.

  • Nur Asiah “Tangis Bahagia di Ujung Perjuangan”

    Nur Asiah “Tangis Bahagia di Ujung Perjuangan”

    Hamdan wa Syukron lillah
    Assholatu wassalamu ‘ala rosulillah..

    Diawal dapat info bisa ikut PPG antara percaya dan tidak.. berdebar.. dalam harap.
    Ahhh. Akhirnya yang ditunggu bertahun-tahun datang juga. Semua atas Rahmat dan izin Allah semata.
    Dalam harap dan cemas.. apakah mampu mengikuti pendidikan dengan kondisi umur menjelang 50, kesehatan yang sudah menurun dan otak yang minimalis 🤭.

    Cerito ke suami, anak dan keluarga..
    Disupport full.. ini yang utama.
    Bismillah .. pertengahan Juni zoom perdana
    Gaptek jadi kendala utama.. tensi mulai turun..
    MasyaAllah RPL … 6 tahun mundur …
    Akhirnya sate kambing jadi solusi dan andalan …
    Mual2 pun di paksakan masuk ..
    Awal Juli kuliah di mulai
    Zoom, tugas … Tanpa jeda.. tidak waktu untuk bernafas, bersantai dan merenung ..
    Waktu terasa tak cukup.. dikejar2 deadline..

    Revisi RPL pun menunggu
    Nilai dibawah KKM 🤭

    Senangnya dapat kawan2 baru dr berbagai kabupaten dalam provinsi Jambi..
    Bertambah sanak bertambah saudara..
    Karna tuo dan dituokan sy pun dapat gelar suhu. padahal cm umur yg lebih yg lain kurang semua..
    Entahlah mungkin karna bawaan umur jadi mengayomi ..sehingga jd tempat curhat dalam tangis dan tawa bersama..
    Saat dapat dosen yg super, sangat teliti dan kritis..rasa berada diujung mata pisau .. kadang muncul rasa marah.. Krn kita pun guru.. sejelek-jelek tugas anak tidak pernah memberi nilai ujian dibawah KKM.. Banyak pertimbangan dan logika yang digunakan..

    Tapi ini pembelajaran yang sangat berharga untuk sesuatu yang mahal butuh proses dan perjuangan berdarah2 ..
    Ngetik dr jam 9 pagi selesai jam 9 malam
    Jam 10 muncul notif tugas harus ditevisi😭😭😭

    Alhamdulillah Satu bulan terlewati .

    Masuk lokakarya ..
    MasyaAllah semakin berat dan berat
    Revisi dan tugas2 baru yang sangat menyiksa..
    Kalahlah kurang motivasi dan orang2 terdekat ..terutama semangat menyala yang selalu digaungkan Ka Prodi dan Sek Prodi yang tampan tak bertepi…. Mungkin kami akan mundur dr pertarungan ini..

    Jazakumullah Khoiron katsiiroo
    Barokallahu lakum
    Waktu terus berlalu berpacu dgn tugas, take vidio PPL yang kadang hanya 1 jam tp butuh persiapan berjam2.. dengan kabel yang macet, laptop yang tidak konek ke infokus..benar2 sangat menguji iman dan kesabaran..

    Belum lagi harus edit vidio
    Begadang berhari2 dan telat makan pun jadi biasa ..
    MasyaAllah.. dalam tekanan ingin menampilkan yang terbaik dan lulus..

    Kembali syukur tak terhingga kepada Allah yg maha rahim
    Terimakasih tak terhingga kepada semua yg telah membantu baik secara moril, spirit, dan materi …
    Sungguh suatu pengalaman terbaik dalam sejarah perjalanan anak manusia yang minim ilmu dan teknologi..
    Semoga semua menjadi ladang pahala mujahid fii tholabil Ilmi .. insyaallah
    Berkah ilmu dan amal..

    Tugas berat menanti. Tanggung jawab profesional yang diemban.. menuntut kinerja terbaik untuk anak bangsa..
    Semoga Allah tetap merahmati dan membimbing kami Istiqomah mendidik dgn hati tanpa pamrih karna sertifikasi

    Utk wali kelas kami
    Bu Ramdayeni Rangkuti
    Luarbiasa kesabaran beliau dalam menjelaskan mengarahkan tugas dan mengingatkan deadline serta melobi para dosen utk memberikan kelonggaran waktu pengumpulan tugas dan kelonggaran nilai..
    Raso dak cukup doa terpanjat utk kesusksesan dan keberkahan dalam hidup beliau..
    4,5 bulan bersama…
    Bu Yeni ,semua dosen dan guru pamong
    Bimbingan mereka sangat berarti dan bermakna….
    Padat, syarat ilmu dan pengalaman…

    Kaprodi dan Sekprodi, Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog, Indra Bangsawan, M.Pd terima kasih untuk segala hal baik yang telah diberikan kepada kami. Hanya Allah yang dapat membalas itu semua.

    Tulisku dengan derai air mata, penghujung derita berakhir bahagia..

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

    -Admin-

  • Wendi Handika “Kesabaran Dosen Dalam Membimbing Membuat Kami Terpacu Menyelesaikan Tugas”

    Wendi Handika “Kesabaran Dosen Dalam Membimbing Membuat Kami Terpacu Menyelesaikan Tugas”

    Selama mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara online di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, saya merasa sangat terbantu dan diberkahi dengan lingkungan yang mendukung perkembangan profesional dan pribadi. Dosen-dosen yang mengajar sangat kompeten dan memiliki cara penyampaian materi yang mudah dipahami. Mereka memberikan banyak inspirasi dan selalu siap membantu kapan pun kami membutuhkan bimbingan.

    Meskipun pembelajaran dilakukan secara daring, para dosen tetap menyampaikan materi dengan jelas. Mereka selalu siap memberikan bimbingan dan menjawab pertanyaan dengan penuh kesabaran. Saya juga merasa sangat dihargai sebagai mahasiswa PPG, terutama berkat fasilitator yang mengorganisir kegiatan seperti yasinan dan doa bersama. Saya sangat menghargai kegiatan rutin yang diadakan, seperti yasinan dan doa bersama. Kegiatan ini bukan hanya mempererat hubungan antara peserta dan dosen, tetapi juga memberikan kekuatan rohani dalam menghadapi tantangan selama program. Doa bersama memberikan rasa damai dan semangat, mengingatkan kami untuk selalu bersyukur dan berdoa agar dapat menjalani program ini dengan baik dan menjadi guru yang penuh dedikasi. Meskipun dilakukan secara online, suasana kekeluargaan dan kebersamaan tetap terjaga dengan baik. Kegiatan spiritual ini memberikan ketenangan dan semangat tambahan dalam menjalani proses belajar mengajar.

    Fasilitator kami sangat profesional dalam membimbing selama kegiatan praktikum. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan masukan konstruktif untuk memperbaiki keterampilan mengajar kami. Melalui bimbingan ini, saya belajar banyak tentang bagaimana menjadi guru yang tidak hanya pintar, tetapi juga bijaksana dan sabar dalam menghadapi beragam karakter siswa.

    Ketua Prodi (Kaprodi) juga sangat perhatian terhadap perkembangan kami. Setiap kegiatan selalu disertai arahan yang jelas, dan mereka mendorong kami untuk mencapai standar profesional yang tinggi. Suasana kekeluargaan antara peserta PPG, dosen, dan pihak jurusan membuat proses belajar mengajar menjadi sangat menyenangkan.

    Fasilitas kampus, meskipun terbatas pada platform online, mendukung kegiatan belajar dengan baik. Platform pembelajaran yang digunakan cukup ramah pengguna, memungkinkan kami untuk mengakses materi, mengikuti diskusi, dan mengerjakan tugas dengan lancar. Saya juga merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas konsultasi online dengan Ketua Jurusan (Kajur), yang selalu siap memberikan arahan dan masukan berharga bagi perkembangan studi kami.

    Secara keseluruhan, pengalaman saya mengikuti PPG di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi sangat positif. Saya merasa mendapatkan banyak ilmu dan dukungan dari dosen, fasilitator, serta pihak kampus. Pengalaman ini sangat menyenangkan dan penuh pembelajaran, membuat saya merasa lebih siap untuk menjadi seorang guru yang tidak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat. Terima kasih atas semua perhatian dan fasilitas yang telah diberikan selama proses ini.

    Terima kasih atas support tak henti dari KAPRO dan SEKPRO, Dr. Ridwan, M.Psi., Psikolog atas dukungan morilnya selama ini hingga proses PPG bisa saya nikmati.

    -Admin PPG-

  • Sudaryadi “Kerjasama Bersama Mahasiswa PPG Sangat Menyenangkan”

    Sudaryadi “Kerjasama Bersama Mahasiswa PPG Sangat Menyenangkan”

    Pengalaman Pertama Menjadi Tenaga Administrasi di Prodi PPG
    Saya masih ingat saat pertama kali saya ditunjuk sebagai tenaga administrasi di Prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Saya merasa sangat bersemangat dan bangga karena bisa menjadi bagian dari tim yang mendukung proses pembelajaran calon-calon guru di Indonesia.

    Hari Pertama
    Saya tiba di kantor Prodi PPG pada pukul 08.00 WIB. Saya langsung disambut oleh kepala administrasi yang ramah dan menyapa saya dengan hangat. Beliau menjelaskan tugas dan tanggung jawab saya sebagai tenaga administrasi, seperti mengelola data mahasiswa, mengatur jadwal kuliah, dan membantu kegiatan administratif lainnya.

    Pengenalan Lingkungan Kerja
    Setelah itu, saya diperkenalkan kepada tim administrasi dan diberi kesempatan untuk berkenalan dengan staf lainnya. Saya merasa sedikit gugup, tapi senyum dan sapaan hangat dari rekan-rekan saya membuat saya merasa lebih nyaman.

    Tugas Pertama
    Tugas pertama saya adalah mengelola data mahasiswa baru. Saya harus memastikan bahwa semua data mahasiswa sudah lengkap dan akurat. Saya bekerja sama dengan tim administrasi lainnya untuk memastikan bahwa semua proses berjalan lancar.

    Kendala dan Pembelajaran
    Tentu saja, saya menghadapi beberapa kendala dalam pekerjaan saya. Saya pernah salah memasukkan data mahasiswa, sehingga harus memperbaiki kesalahan tersebut. Namun, saya belajar dari kesalahan itu dan menjadi lebih teliti dalam pekerjaan saya.

    Kesimpulan
    Pengalaman pertama saya sebagai tenaga administrasi di Prodi PPG sangat berharga. Saya belajar banyak tentang pentingnya kerja sama tim, teliti, dan tanggung jawab. Saya juga merasa bangga bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran calon-calon guru di Indonesia. Saya berharap dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar di masa depan.

    Terima kasih kepada pak KAPRO dan SEKPRO PPG, Dr. Ridwan, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Indra bangsawan, M.Pd atas kebersamaan yang terbangun selama ini. Barokah buat kita semua.

    Catatan ringan menjelang adzan Jumat berkumandang

  • Amanah Luar Biasa Sebagai Fasilitator “Memgayomi Mahasiswa Hingga Ke Akar2Nya”

    Amanah Luar Biasa Sebagai Fasilitator “Memgayomi Mahasiswa Hingga Ke Akar2Nya”

    Fasilitator PPG DALJAB UIN Jambi ya itulah amanah yg diberikan kepada saya sejak tahun 2022 lalu hingga sekarang, saya merasakan pengalaman yang sangat membekas di naluri terdalam selama menjadi PPG DALJAB ini saya mengemban tugas yg cukup menguras waktu karena harus ekstra teliti dengan mendampingi satu persatu guru guru hebat di kelas yg saya dampingi..

    Mulai dari mencatat perkembangan pengumpulan tugas peserta selama PPG secara daring dan pendampingan selama pendidikan ini dan memberi umpan balik kepada peserta, memberikan motivasi dan membantu peserta dalam menjalankan perannya, dan yang membuat kacau fikiran saya ketika ada peserta yg berkata “Bu ria saya gak sanggup lagi dan mau mengundurkan diri saja” oooh tidaaak, di sini permainan bahasa dan bujuk rayu saya mulai berperan bagaimana agar saya mampu membangun semangat guru guru hebat ini agar tidak pantang menyerah dengan segala keluhan keluhan nya…

    Saya hanya menekankan satu kata “Semangat demi masa depan dan pendidikan anak bangsa serta kluarga bahagia” ingat selama pendidikan bukan keluarga di abaikan tetapi keluarga harus mensupport kegiatan ini,..

    Dan Alhamdulillah sampai pada titik sekarang ini sudah beberapa batch saya sebagai fasilitator dan wali kelas mahasiswa mampu menyelesaikan dan lulus di angka 99.9% saya ikut bahagia atas pencapaian mereka. Trims Pak Kaprodi dan Sekprodi, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan Indra Bangsawan, M.Pd atas kesempatan yang sangat luar biasa ini.

    Salam Bahagia.
    Sapriya Utami, M.Pd

  • Nuraini “Perjalanan Panjang Menjadi Guru PAI yang Berkualitas”

    Nuraini “Perjalanan Panjang Menjadi Guru PAI yang Berkualitas”

    Saya masih ingat saat pertama kali menerima kabar diterimanya saya dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Perasaan bahagia dan bangga bercampur menjadi satu. Menjadi bagian dari program ini merupakan kehormatan bagi saya, karena tidak semua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mendapatkan kesempatan emas ini.

    Awal Perjalanan yang Berat
    Perkuliahan dimulai, dan saya langsung disambut dengan derasnya tugas-tugas yang harus diselesaikan. Beban yang besar ini membuat saya merasa lelah dan putus asa. Saya bertanya-tanya pada diri sendiri, “Apakah saya bisa melalui semua ini?”
    Namun, dukungan dari teman-teman seangkatan menjadi penyemangat yang sangat berarti. Mereka memberikan motivasi dan bantuan yang tak terkira. Bersama-sama, kami saling mendukung dan berbagi beban. Kepercayaan diri saya perlahan-lahan bangkit kembali.

    Dengan semangat baru, saya melanjutkan perjalanan perkuliahan. Tugas-tugas yang dulunya terasa berat, kini menjadi tantangan yang menyenangkan. Saya merasa yakin dan percaya diri untuk menyelesaikan program ini dengan baik.
    PPG mengajarkan saya tentang pentingnya kesabaran, kerja keras, dan kekuatan dukungan dari orang lain. Saya belajar untuk tidak menyerah dan selalu percaya diri. Program ini membentuk saya menjadi guru PAI yang lebih berkualitas dan profesional.
    Perjalanan PPG saya adalah perjalanan panjang yang penuh suka dan duka. Namun, dengan dukungan yang kuat dan kepercayaan diri, saya berhasil melewati semua tantangan. Saya siap menjadi guru PAI yang inspiratif dan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan.

    Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam meniti sebuah jembatan masa depan kepada KAPRODI PPG Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog dan SEKPRODI Indra Bangsawan, M.Pd atas segala arahannya agar kami bisa terus menjelajah dan menjalani berbaris kerikil yang pernah menghadang serta semua pihak yang tak dapat saya sebutkan satu persatu.

    Catatan ringan, dalam pagi menembus siang..

    -Admin PPG-

  • WITRI,S.Pd., Gr. “Support Yang Menguatkan Datang Silih Berganti Saat Kuliah di PPG”

    WITRI,S.Pd., Gr. “Support Yang Menguatkan Datang Silih Berganti Saat Kuliah di PPG”

    Suka duka perjalanan PPG PAI Daljab Batch 1 2024 ,,
    Awal mengikuti PPG ini yg ada hanya cemas takut tidak fokus karna selain menjadi Guru saya Adalah seorang Istri dan mempunyai 2 orang Anak yg masih kecil umur anak pertma 4 tahun dan umur anak kedua 2,5 tahun , di samping itu ada juga rasa haru yg tak terbendung bahwasanya bisa mendapatkan kesempatan yg orang lain masih menunggu panggilan ini, tiba waktunya saat zoom awal bersama KAProdi Bpk.Dr.Ridwan,M.Psi,Psikolog yg langsung terjun memberikan motifasi serta semangat waktu terus berlanjut akhirnya tugas pun mulai menyerbu.

    Untungnya.. saya mempunyai Keluarga yg sangat Mendukung penuh dalam kegiatan ini Terutama Kedua Orang tua dan adik-adik saya yg siap selalu membantu menjaga serta menghibur anak2 di saat sedang genting nya Zoom,Tugas,Zoom,Tugas ,,

    Selang berjalan beberapa minggu mengikuti Perkuliahan PPG ini saat sedang mengerjakan Tugas Resume saya pun mendapatkan kabar duka kalau Ponakan saya meninggal di karnakan tenggelam yg masih umur 6 tahun dan ponakan baru 3 hari dapat kabar duka kembali lagi kalau kakek juga berpulang ke Rahmatullah, Waktu, Otak, pikiran, terkuras habis2an sampai akhirnya ingin menyerah di tengah perjalanan, tetapi dikarnakan lagi-lagi dapat motivasi KAprodi bpk. Dr.Ridwan,M.Psi.,Psikolog dan SekreProdi Bpk.Indra Bangsawan.M.Pd dan seluruh keluarga serta kerabat yg slalu memberikan motifasi akhirnya saya bertahan sampai ke titik Pearteaching,Komprensif,

    Di tengah perjalanan Ukin itu Laptop saya mati total dan lagi-lagi konsentrasi pun buyar untungnya saya mempunyai banyak keluarga,kerabat serta sahabat yg slalu siap dan sigap membantu ,,, tiba masanya UP pun sudah di depan mata

    MashaAllah Alhamdulillah Saya Yakin dan Percaya bahwa kekuatan Do’a serta semangat dari Suami, Orang tua , kerabat, sahabat dan Khususnya dari Bapak/Ibu PAI 18 yg di fasilitatori langsung dengan Ibu Sapria Utami,M.Pd, Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari PPG Daljab tahun 2024 ini ,
    Harapan saya , saya dapat menjadi lebih Baik dari sebelumnya dengan menjadikan Ilmu yang saya dapatkan di PPG Daljan UIN Sultha Thaha Saifuddin Jambi ini.

    Semoga Allah Membalas Semua orang-orang yg berjasa dalam pencapaian ini ,,,

    -Admin PPG-