Blog

  • Dekan FTK Hadiri Koordinasi Kebijakan Program PPG Daljab

    Dekan FTK Hadiri Koordinasi Kebijakan Program PPG Daljab

     

     

     

     

    Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd  Hadiri Koordinasi Kebijakan Program PPG Daljab 2024 di Banten

    Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) merupakan program sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Tercatat, sampai tahun 2024 ini ada sebanyak 47 Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Pada tahun 2024, penyelenggaraan Program PPG Daljab Kementerian Agama mengalami beberapa perubahan kebijakan. Diantaranya terkait desain proses pembelajaran yang tertuang di dalam Learning Management System (LMS), serta kebijakan penganggaran yang merespon berbagai masukan dari auditor eksternal sebelumnya. Berbagai perubahan tersebut penting dikoordinasikan kepada LPTK yang notabene merupakan penyelenggaran Program PPG Daljab. Dengan demikian, harapannya LPTK dapat mengelola program PPG Daljab sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagaimana yang tertuang dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program PPG Daljab Kemenag Tahun 2024. Atas dasar itu, maka Ditjen Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI mengundang Kepala Program Studi PPG pada LPTK PTKIN untuk koordinasi terkait kebijakan Program PPG Daljab Tahun 2024 sebagaimana yang tertuang di dalam concept note ini.

    Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd , menghadiri acara Koordinasi Kebijakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2024 yang diselenggarakan di Banten. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, termasuk para dekan fakultas pendidikan dan perwakilan universitas PTKIN Se Indonesia.

    Hari, Tanggal : Kamis – Sabtu, 20 – 22 Juni 2024
    Tempat : Aviary Hotel Bintaro
    Jl. Bulevard Bintaro Jaya, No. 3A Blok B7, Kota Tangerang Selatan, Banten

    Menurut Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd. pentingnya program PPG Daljab dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa UIN STS Jambi berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan program ini guna menghasilkan tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.Acara koordinasi ini tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam pelaksanaan program PPG Daljab, tetapi juga untuk merumuskan kebijakan dan langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi program tersebut. Kehadiran Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd  selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi dalam acara ini menunjukkan komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan dan upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Indonesia.

     

    #indrabsw

  • Ketua PRODI PPG Bicara Pentingnya “PIKNIK”

    Ketua PRODI PPG Bicara Pentingnya “PIKNIK”

    Hari piknik yang diperingati setiap tanggal 18 Juni mengingatkan kita akan pentingnya hiburan dan rekreasi dalam kehidupan sehari-hari.

    Momen ini diakui secara global sebagai hari dimana setiap manusia membutuhkan waktu untuk bersantai dan menikmati hidup demi kebahagiaan dan kesehatan mental yang optimal.

    Menurut Ridwan, seorang psikolog Provinsi Jambi, bekerja tanpa henti dan tanpa jeda bisa mengakibatkan burnout. Burnout adalah kondisi stres berat yang terjadi akibat tekanan pekerjaan yang berkepanjangan.

    “Burnout tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga emosional dan mental seseorang,” jelas Ridwan, Selasa (18/ 06/ 2024) pada Tribun Jambi.

    Ridwan menambahkan bahwa kondisi burnout dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk kesalahan dalam pekerjaan, kecenderungan menyalahkan orang lain, gangguan tidur, kecemasan, penurunan nafsu makan, rendahnya motivasi kerja, peningkatan risiko jatuh sakit, dan bahkan depresi.

    Untuk mengatasi hal ini, Ridwan menekankan pentingnya rekreasi dan piknik.

    “Setiap orang membutuhkan piknik untuk mengurangi beban atau tekanan kerja. Berdasarkan sebuah penelitian, melakukan piknik atau rekreasi bisa menurunkan tingkat stres hingga 34 persen bila dilakukan 1-3 kali dalam seminggu. Angka ini bahkan bisa meningkat menjadi 46 persen jika aktivitas rekreasi dilakukan lebih sering, termasuk melalui olahraga ringan,” tuturnya.

    Selain mengurangi stres, piknik dan aktivitas rekreasi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup.

    Manfaatnya antara lain adalah peningkatan kepercayaan diri, karakter yang lebih baik, dan spiritualitas yang lebih mendalam.

    Aktivitas rekreasi juga dapat membuat seseorang lebih mampu mengatasi masalah-masalah dalam pekerjaan.

    “Oleh karena itu, seberapa sibuk pun kita, penting untuk meluangkan waktu untuk berpiknik, baik bersama rekan kerja maupun keluarga. Minimal, lakukanlah rekreasi ringan seperti berolahraga atau berkumpul bersama untuk menghindari gangguan kejiwaan dan kesehatan,” tegas Ridwan.

    Ridwan juga menekankan bahwa setelah melakukan piknik, mood kita dalam bekerja akan lebih baik, sehingga kita menjadi lebih produktif dan kreatif.

    Hari Piknik Sedunia bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga pengingat pentingnya keseimbangan antara kerja dan rekreasi untuk kesehatan mental dan kebahagiaan hidup.

    Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Peringati Hari Piknik Sedunia, Psikolog Jambi: Penting untuk Kesehatan Mental dan Produktivitas, https://jambi.tribunnews.com/2024/06/18/peringati-hari-piknik-sedunia-psikolog-jambi-penting-untuk-kesehatan-mental-dan-produktivitas.

  • Ketua PRODI PPG Bicara Tentang Judi Online

    Ketua PRODI PPG Bicara Tentang Judi Online

    Judi online tidak pernah sepi dari pemberitaan. Sudah banyak korban baik itu korban bunuh diri maupun membunuh orang lain dengan cara merampok untuk memenuhi kebutuhan judi mereka.

    Tentu hal yang sangat mengkhawatirkan bagi kita semua. Tentu menjadi hal yang sulit diatasi bila para penjudi online ini tidak memiliki kesadaran yang cukup untuk keluar dari masalah mereka sendiri. Apalagi saat ini pelaku judi online dari kalangan anak-anak hingga ibu rumah tangga. Sungguh ironi dan sangat mengkhawatirkan.

    Pecandu judi online  disebut memerlukan kesadaran  sendiri agar bisa terlepas dari kecanduannya.

    Pernyataan itu disampaikan Psikolog Jambi, Ridwan bahwa kecanduan  biasanya bisa bermula dari seseorang yang hanya ingin coba-coba.

    Terlebih ketika pelaku judi online  sudah mendapatkan satu kali kesempatan yang dianggap menang.

    DOSEN  Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS Jambi)  yang juga psikolog di Jambi, Dr. Ridwan, MPsi, memaparkan pejudi online perlu memiliki kesadaran sendiri untuk lepas dari kecanduannya.

    Kecanduan, biasanya bisa bermula dari hanya ingin coba-coba dan kemudian menjadi sebuah kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan.

    Meski demikian, rasa penasaran akan terus memasuki alam bawah sadar.

    Apalagi ketika pejudi online sudah mendapatkan satu kali kesempatan yang dianggap sudah memenangkan sejumlah uang.

    Itu membuat penasaran untuk terus mencoba, agar selalu menjadi pelaku judi yang menang.

    Padahal, kata menang itu hanya halusinasi bagi mereka dan bukanlah sebuah kenyataan.

    “Padahal kata menang itu hanya halusinasi bagi mereka. Itu hanya permainan yang tidak akan pernah dimenangkan,” ujarnya, Senin (17/6/2024). Itu hanya permainan yang tidak akan pernah dimenangkan oleh mereka.

    Para pejudi online akan terus terpuruk sampai mereka benar-benar merasa hancur sendiri.

    Rasa hancur mereka alami sampai banyak orang yang tidak menginginkan kehadirannya, membuat semakin terpojokkan.

    Di saat setiap orang yang mereka temui tidak lagi memiliki rasa peduli dan simpati dan mereka merasa sendiri, di situlah penyesalan mulai muncul.

    Biasanya, penyesalan yang muncul itu membuat mereka bisa mulai memperbaiki diri.

    Karena tidak ada satu pun pihak eksternal bisa membuat mereka sadar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

    Hanya mereka sendiri yang bisa mengubah kebiasaan telah melekat itu.

    “Tetapi jangan sampai orang terdekat mereka justru memberi semangat dengan cara memojokkan seperti kalimat itulah kenapa kemarin nggak mau dengar kata aku”. Itu kalimat yang tidak betul untuk diucapkan dan membuat mereka akan kembali ke masa suram itu,” ungkap psikolog asal Provinsi jambi.

    Hanya mereka sendiri yang bisa mengubah kebiasaan telah melekat itu.

    Tetapi jangan sampai orang terdekat mereka, justru memberi semangat dengan cara memojokkan.

    Seperti kalimat “itulah kenapa kemarin nggak mau dengar kata aku”.

    Itu kalimat yang tidak betul untuk diucapkan dan membuat mereka akan kembali ke masa suram itu.

    Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Analisis Psikologi Ungkap Judi Online dan Ilusi Kemenangan, Ini Sebabnya Pejudi Selalu Kalah, https://jambi.tribunnews.com/2024/06/17/analisis-psikologi-ungkap-judi-online-dan-ilusi-kemenangan-ini-sebabnya-pejudi-selalu-kalah.
    Penulis: tribunjambi | Editor: Edmundus Duanto AS

  • Ketua PRODI PPG Sebagai Pemateri Pada Dinas Pendidikan Kota Jambi

    Ketua PRODI PPG Sebagai Pemateri Pada Dinas Pendidikan Kota Jambi

    Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah

    suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir (0 tahun) sampai dengan usia enam (6) tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut

    (UU No. 20/2003: SPN, Pasal 1, butir 14)

    PAUD di Indonesia sendiri terdiri dari TK/RA, KB, TPA, SPS.

    Dinas Pendidikan Kota Jambi, kali ini mengundang Dr. Ridwan.,M.Psi.,Psikolog sebagai nara sumber dalam kegiatan “Sosialisasi Lembaga PAUD se-kota Jambi” pada hari seni, 10 Juni 2024 bertempat di aula Dian Harapan School Jambi.

    Dalam pemaparan, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog seorang dosen di UIN STS Jambi, tujuan PAUD itu membangun landasan bagi berkembangnya potensi anak agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kritis, kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab serta Mengembangkan segenap potensi yang dimiliki antara lain: agama, kognitif, sosial-emosional, bahasa, motorik kasar dan motorik halus, serta kemandirian; memiliki dasar-dasar aqidah yang lurus sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya, memiliki kebiasaan-kebiasaan perilaku yang diharapkan, menguasai sejumlah pengetahuan dan keterampilan dasar sesuai dengan kebutuhan dan tingkat perkembangannya, serta memiliki motivasi dan sikap belajar yang positif.

    Agar PAUD unggul maka harus menguasai manajemen yang baik, diantaranya manajemen operasional, manajemn sumber dana, manajemen sumber daya dan tentunya juga mutu Pendidikan harus dijaga.

    Untuk menjaga agar penyelenggaran PAUD berkualitas, Ridwan menekankan :

    1. Kesamaan visi dari Pusat-Daerah hingga satuan memberikan penguatan mengenai apa yang seharusnya ada di satuan PAUD.
    2. Memandu daerah dan satuan dalam melakukan evaluasi diri dan penjaminan mutu untuk peningkatan kualitas layanan.
    3. Mengingat kualitas dicapai melalui proses yang unik dan kontekstual dengan karakteristik daerah maupun satuan, maka berangkat dari evaluasi diri, diharapkan satuan dapat mempunyai pijakan mengenai elemen-elemen apa saja yang perlu ditingkatkan kualitasnya

    Layanan pembelajaran juga perlu ditingkatkan, antara lain dengan cara :

    1. Mendukung terbentuknya kesejahteraan diri (well-being) anak;
    2. Menghargai dan menghormati anak;
    3. Mendorong rasa ingin tahu anak;
    4. Menyesuaikan dengan usia, tahap perkembangan, minat, dan kebutuhan anak;
    5. Memberikan stimulasi secara holistik integratif;
    6. Memberikan tantangan, bimbingan, dan dukungan pada pembelajaran tiap anak melalui percakapan dan interaksi bermakna dengan tiap anak;
    7. Melibatkan keluarga sebagai mitra;
    8. Memanfaatkan lingkungan dan teknologi sebagai sumber belajar; serta
    9. Menggunakan penilaian otentik (penilaian yang diperoleh bersamaan dengan berlangsungnya proses pembelajaran)
    10. Muatan pembelajaran yang diberikan di PAUD bertujuan agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara holistik, sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila.
    11. Stimulasi yang diberikan mampu meningkatkan perkembangan anak dalam hal agama dan budi pekerti, aspek sosial emosional, memiliki perilaku hidup bersih sehat serta terasah kemampuan motorik kasar dan halusnya; kemampuan bahasa, kognitif dan memiliki pemahaman tentang identitas dirinya.
    12. Stimulasi dikembangkan secara terpadu, dan didapatkan melalui serangkaian kegiatan bermain-belajar yang dirancang oleh pendidik di satuan PAUD, dan dilakukan di satuan, serta di rumah melalui kemitraan dengan orang tua.
    13. Kurikulum juga dapat memuat muatan lokal dengan menyesuaikan karakteristik satuan dan kabupaten/kota

    Terakhir, Ridwan juga menekankan untuk dapat menjaga mitra bersama para orangtua, sehingga bila ini dapat terlaksana dengan baik maka PAUD di Indonesia akan semakin baik kualitasnya. Harapnya, PAUD juga dapat mengembangkan kemampuannya secara holistic dan integrative dengan memperhatikan kebutuhan esensial anak usia dini.

    -Tim PIAUD-

  • Monev Kunjungan Kepala Subdit PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN sts Jambi

    Monev Kunjungan Kepala Subdit PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN sts Jambi

     

     

     

     

     

     

    Kunjungan Kepala Subdit PAI pada SMP/SMPLB Dr. Yanto, M.Ag untuk Monitoring dan Evaluasi PPG di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Jambi

    Jambi, 7 Juni 2024 – Kepala Subdirektorat Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SMP dan SMPLB, Dr. Yanto, M.Ag, melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri SUTHA Jambi. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan oleh fakultas tersebut.

    Dr. Yanto disambut hangat oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Hj.Fadlilah M.Pd beserta Wakil dekan dan prodi PPG Dalam sambutannya, Dr. Hj.Fadlilah M.Pd menyampaikan pentingnya monev dalam menjaga kualitas pendidikan dan profesionalisme para calon guru yang tengah mengikuti program PPG. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan masukan yang konstruktif untuk peningkatan mutu program PPG di UIN Jambi,” ujarnya.

    Selama kunjungan, Dr. Yanto melakukan peninjauan langsung ke beberapa kelas dan fasilitas penunjang PPG, termasuk laboratorium microteaching dan pusat sumber belajar. Beliau juga berdialog dengan para mahasiswa peserta PPG untuk mendengarkan pengalaman dan saran mereka terkait pelaksanaan program.

    Dalam sesi diskusi, Dr. Yanto menekankan pentingnya sinergi antara pihak fakultas, mahasiswa, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkualitas. “Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memastikan bahwa lulusan PPG memiliki kompetensi yang memadai dan siap mengabdi sebagai pendidik profesional di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

    Kunjungan ini diakhiri dengan rapat evaluasi bersama yang menghasilkan beberapa rekomendasi strategis untuk perbaikan program PPG di masa mendatang. Dr. Yanto berharap, dengan adanya monev rutin, kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam di tingkat SMP dan SMPLB.

  • PKS PPG 2024 ANTARA FTK-KEMENAG PROV JAMBI

    PKS PPG 2024 ANTARA FTK-KEMENAG PROV JAMBI

     

     

    Jambi, 28 Mei 2024 – Pelaksanaan PPG Batch 2024 Tinggal menghitung hari, semua LPTK sedang bersiap-siap menyambut perkuliahan baik dari mahasiswa daljab hingga para dosen dan guru pamong, adapun dalam PKS ini terdiri dari guru PAI di tingkat Sekolah dasar dan Sekolah menegah pertama. Program studi Pendidikan profesi guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kementerian Agama Provinsi Jambi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan profesi guru (PPG). Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di gedung dekanat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi dihadiri oleh berbagai pejabat penting dari kedua belah pihak.

    Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi Dr. Hj. Fadlilah., M.Pd menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi para calon guru di Provinsi Jambi. “Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jambi. Dengan dukungan dari Kementerian Agama, kita optimis program PPG akan berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya

    Sementara itu, Kabid PAKIS Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Amiruddin., S.Pd., M.Pd.I mengungkapkan bahwa perjanjian ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan agama dan umum di Indonesia. “Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi. Ini penting untuk membangun generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” tutupnya.

    Perjanjian kerjasama ini mencakup berbagai aspek penting, termasuk penyediaan fasilitas pelatihan, pengembangan kurikulum PPG yang sesuai dengan kebutuhan lokal, serta program magang di sekolah-sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Jambi. Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk mengadakan tridarma perguruan tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi program PPG.

    Acara penandatanganan perjanjian kerjasama ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara kedua belah pihak. Semua pihak yang hadir berharap bahwa kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan pendidikan di Provinsi Jambi dan menghasilkan guru-guru yang unggul dan berdedikasi tinggi.

    INDRA BSW

     

     

     

  • Ketua PRODI PPG Mengisi Materi “Team Buiding”

    Ketua PRODI PPG Mengisi Materi “Team Buiding”

    Salah satu wahana hiburan terbesar di kota Jambi “Kampung Raja” melaksanakan kegiatan “capacity Building” pada hari sabtu, 4 mei 2024.

    Kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Jambi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, bapak H. Mulyadi, M.Pd dengan mengundang salah satu pemateri dari dosen UIN STS Jambi, Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog.

    Pada pemaparan materinya, Ridwan menekankan pentingnya Kerjasama tim dalam suatu Lembaga, apalagi kali ini yang hadir para insan Pendidikan PAUD, baik itu dari IGTKI, HIMPAUDI, bunda PAUD Jambi serta seluruh kepala sekolah PAUD se-Kota Jambi dan para guru PAUD.

    Kerja sama dapat berupa membangun visi dan misi Team building yang kuat haruslah yang memiliki visi yang sama. Adanya kesamaan visi membuat langkah dalam setiap individu bisa sejalan.

    Visi yang berbeda membuat team kehilangan arah.

    Untuk itu menurut Ridwan kita butuh program sebagai panduan dalam bekerja dan menetapkan setiap langkah yang akan diambil untuk menjalankan program.Seperti layaknya PROKER.

    Kemudian harus jelas pula posisi tugas untuk membangun kenyamanan dari setiap individu dalam kelompok. Setiap anggota tentu akan merasa lebih nyaman ketika mendapat tugas yang sesuai dengan keahlian mereka. “The Right Man On The right Place”

    Komunikasi diperlukan untuk memberikan pengarahan yang tepat dari pimpinan dan menyampaikan saran/pendapat dari anggota team.  saling mendengar dan menghilangkan arogansi pribadi untuk kepentingan dalam team

    Disamping itu tim juga butuh arah yang jelas, pemimpin yang baik, lingkungan yang saling mendukung, tanggung jawab bersama, komunikasi dan hubungan interpersonal yang baik pula agar tujuan yang dicapai bersama dapat diraih.

    Ridwan juga mengajarkan bagaiman agar dapat mengenal diri sendiri, meningkatkan kepercayaan diri serta hal-hal yang dapat mempengaruhi perilaku manusia.

    Penting pula untuk mengatasi situasi atau kondisi menekan yang berdampak paca munculnya stres dengan membentuk kebiasaan-kebiasaan baik tutup Ridwan.

    -Tim PPG-

  • Satukan Langkah “PRODI PPG” UIN Jambi dan UIN Semarang Buat MoA

    Satukan Langkah “PRODI PPG” UIN Jambi dan UIN Semarang Buat MoA

    Sebagai langkah untuk memajukan sebuah Lembaga yang tentunya tidak dapat berdiri sendiri tanpa ada kerja sama dengan berbagai Lembaga lainnya.

    Hal ini pulalah yang dilakukan oleh PRODI PPG UIN Jambi yang disampaikan oleh Ketua PRODI PPG, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog didampingi sekretaris Indra Bangsawan, M.Pd yang meyakini bahwa sebuah Lembaga menjadi eksis dan dapat terus berkiprah tentunya membutuhkan Lembaga lain yang sejenis terutama dibidang Pendidikan.

    Untuk itu, Ridwan menambahkan bahwa PRODI PPG yang kini dipimpinnya mengambil inisiatif melakukan berbagai Kerjasama. Kali ini, 02 Mei 2024 PRODI PPG UIN Jambi membuat sebuah langkah kebersamaan dengan PRODI PPG UIN Semarang sebagai upaya mengembangkan Prodi.

    Dilain pihak, Ketua PRODI PPG UIN Semarang, Dr. Dwi Istiyani, M.Ag pada pemaparannya mendukung upaya yang dilakukan PRODI PPG UIN Jambi sebagai langkah dalam memajukan institusi Pendidikan. Tentu kami turut ambil bagian dari kerja sama ini dan mudah-mudahan kedua lembaga dapat memberikan andil dalam proses kerja sama kedepannya dengan berbagai event dan kegiatan serta berperan aktif mengedukasi baik bagi mahasiswa dan dosen tuturnya.

    MoA yang ditandatangani kedua belah pihak dilaksanakan di Jambi pada tanggal 02 mei 2024 dan kesemua prosesnya berjalan lancar.

     

    -Tim PPG-

  • PPG UIN Jambi dan PPG UIN Bandung Teken Perjanjian Kerjasama

    PPG UIN Jambi dan PPG UIN Bandung Teken Perjanjian Kerjasama

    Bertempat di hotel BW Luxury kota Jambi, 02 mei 2024 Prodi PPG UIN STS Jambi menerima kehadiran Prodi PPG UIN SGD Bandung. Pertemuan yang dinantikan sebelumnya ini merupakan bagian dari kesepakatan untuk melakukan sebuah kegiatan yang memiliki arti bagi pengembangan Prodi.

    Dr. Nurhamzah, M.Ag selaku Ketua PRODI PPG UIN SGD Bandung dalam penyampaiannya menuturkan kalau ia sengaja hadir untuk sebuah misi besar dalam membangun kerjasama antar berbagai Prodi PPG yang ada dan khususnya Prodi PPG UIN STS Jambi sebagai rekan dan mitra kami dalam memperkuat SDM masing-masing Prodi.

    Sementara itu, Dr. Ridwan, M.Psi., Psikolog sebagai Ketua Prodi PPG UIN STS Jambi didampingi Sekretaris Prodi, Indra Bangsawan mengapresiasi atas kunjungan yang dilakukan. Bagi kami, sebuah kehormatan dapat bersilaturrahmi serta menjalin sebuah pondasi yang kuat untuk memajukan Prodi. Tentu, terimakasih merupakan kata-kata yang dapat kami haturkan saat ini. Tentu, kita juga sudah menyiapakan jalinan Kerjasama dalam bentuk MoA yang merupakan titik balik meningkatkan SDM kami. Oleh karenanya, kami akan belajar banyak dengan Prodi PPG UIN SGD Bandung dalam ikhtiar itu pulalah perlu kiranya kerja sama ini dibuat dalam bentuk naskah perjanjian kerja sama.

    Penandatanganan naskah MoA sendiri dapat berjalan dengan lancer dan masing-masing pihak membawa satu arsip perjanjian yang ditanda tangani dengan materai yang cukup.

     

    -Tim PPG-

  • PPG UIN Jambi dan PPG UIN Surakarta Membuat Naskah Perjanjian Kerja Sama

    PPG UIN Jambi dan PPG UIN Surakarta Membuat Naskah Perjanjian Kerja Sama

    Membalas kunjungan yang pernah dilakukan oleh Prodi PPG UIN Jambi ke PPG UIN Surakarta beberapa waktu yang lalu, kali ini Prodi PPG UIN Surakarta berkenan pula mengunjungi Prodi PPG UIN Jambi.

    Pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya dapat tercapai di Jambi pada tanggal 2 mei 2024. Hadir berkunjung Ketua Prodi PPG UIN Surakarta, Hakiman, M.Pd serta diterima oleh ketua dan sekretaris Prodi PPG UIN Jambi, Dr. Ridwan, M.Psi.,Psikolog serta Indra Bangsawan, M.Pd.

    Hakiman menyampaikan, dalam kunjungan balasannya ini untuk memperkuat jalinan kerja sama antar dua Lembaga serta mempererat pertemuan dengan berbagai macam kegiatan yang positif serta berguna bagi ke dua Lembaga.

    Ridwan sendiri dalam penuturannya mengenai Prodi PPG UIN Jambi yang akan menyiapkan proses akreditasi menginginkan agar kerja sama yang telah terbangun diperkuat dalam bentuk perjanjian naskah kerja sama sebagai upaya kita mendukung dan melegalkan berbagai aspek Tri dharma yang akan dilakukan bersama.

    Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan dengan menyepakati berbagai butir pasal yang tertera berkaitan dengan pelaksanaan Pendidikan, pengabdian dan penelitian sehingga bisa mendorong para dosen dan mahasiwa mengambil andil dalam setiap kegiatan bersama antar Prodi.

     

    -Tim PPG-