
Bismillahirrohmanirrohim..izinkan saya untuk berbagi pengalaman selama mengikuti perkuliahan di Program Studi (PRODI) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi.
Perkenalkan, Saya bernama Ratna Dewi yang berasal dari kabupaten Bungo, salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. Saya mengajar SMPN 3 Rantau Pandan kecamatan bathin lll ulu kabupaten Bungo, saya asli Jambi dan ikut ke kampung suami pada tahun 2008 dan Alhamdulillah di tahun 2010 saya menjadi menjadi CPNS setelah mengikuti dua kali tes dan PNS nya tahun 2012.
Dalam menjalani perkuliahan di PPG terkadang ada rasa sedih, senang yang kesemuanya campur aduk bagi saya. Perasaan atau mood tak menentu serta sering berubah-ubah. Selama kuliah juga, saya banyak memiliki teman seperjuangan dari berbagai kabupaten lintas provinsi sehingga saya dapat mengenal berbagai latar belakang yang berbeda dari sisi budaya dan sosial mereka.
Saya sempat dilanda kekhawatiran karena saat pertama mengikuti PPG, saya belum begitu mahir dalam penguasaan IT dan bila menemui kendala, saya segera menelpon teman sekelas, yang ada di kelas Pai D. Bersyukur, teman-teman sangat membantu kesulitan yang saya hadapi karena ada sedikit gaptek dengan tekhnologi.
Hari-hari yang dijalani serta penuh perjuangan dengan segala cobaan yang dihadapi, tibalah saatnya pelaksanaan peerteaching. Disini rasanya mau menangis sejadi-jadinya karena sedih laptop yang dipakai eror saat dibutuhkan. Akhirnya, untuk menunjukkan tampilan power point, saya dibantu oleh teman.
Ketika Ujian komprehensif, kejadian lebih parah menimpa dimana saya tidak bisa mengikuti zoom bersama dosen dan guru pamong. Keputusan pun saya ambil dengan mengungsi ke rumah teman untuk mendapat pertolongan sinyal.
Alhamdulillah setelah menunggu giliran ujian, akhirnya dapat terlaksana dengan baik diibantu oleh pak dosen yg dan guru pamong yg baik hati. Saya banyak mendapat masukan untuk kedepannya.
Saat kegiatan PPL, saya kembali kesekolah tempat saya mengabdi. Disini kembali menemui kendala, dimana sinyal susah, bahkan saya sering kali manjat ke atas, dan pula kepinggir sungai dimana sinyal bisa saya temui dan saya dapatkan.
Saat pengumuman hasil UP l, saya dinyatakan tidak lulus, sedih rasanyo. Tapi saya mendapatkan banyak support dari teman yang menguatkan agar saya terus melangkah…
Akhirnya saya mengikuti UP lagi, eh gagal saya gagal lagi..sedih dan ingin menangis sejadi-jadinya dengan apa yang saya terima..
Berbekal dengan semangat yang masih tersisa. Alhamdulillah UP yang ketiga kalinya saya dinyatakan lulus. Mungkin ini rezekinya dan kelulusan saya justru diberitahu oleh teman karena sinyal ditempat saya kembali bermasalah. Dengan perasaan was-was, saya mencoba menghubungi teman lewat chat wa maupun telepon dan benar saja kalau saya positif lulus di UP ke tiga ini.
Akhirnya penantian berbuah manis , terima kasih teman seperjuangan atas bantuannya, supportnya. Semoga tali silaturahmi ini tidak sampai disini saja, berakhir sampai hayat memisahkan kita.
Motto maju bersama lulus bersama, Alhamdulillah terwujud.
Untuk keluarga ku yg kusayangi tuk buah hatiku yg sedang dalam jenjang pendidikan semuanya, semoga aku bisa menjadi guru profesional yg berkelanjutan. Terima kasih pula untuk Ketua dan Sekretaris PRODI PPG FTK UIN STS Jambi, bapak Dr. Ridwan, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dan pak Indra Bangsawan, M.Pd atas segala motivasi yang diberikan sehingga saya tetap bangkit menatap masa depan yang cerah.
secercah catatan dalam deraian peluh dan keringat menanti kebahagian


Tinggalkan Balasan